“MTQ ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan pembinaan tilawatil Quran di Aceh Besar. Melalui berbagai cabang yang diperlombakan, kita berharap dapat menjaring qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” imbuh Farhan AP, yang juga menjabat sebagai Asisten I Sekda Aceh Besar.
Berlangsung Tujuh Hari
Selama tujuh hari pelaksanaan, perlombaan digelar di sembilan arena yang tersebar di Kecamatan Kuta Baro. Cabang yang dipertandingkan meliputi tilawah, qira’ah sab’ah, tartil, tahfiz, tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran (KTIQ).
Lomba tilawah dipusatkan di arena utama Lapangan Bung Cala. Qira’ah sab’ah berlangsung di Masjid Baitul Makmur Ateuk, sedangkan tartil dan tahfiz satu hingga lima juz digelar di Meunasah Babah Jurong. Untuk tahfiz 10, 20, dan 30 juz dipusatkan di Meunasah Bung Bak Jok.
Selanjutnya, lomba tafsir bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia berlangsung di Meunasah Lampuuk. Cabang syarhil Quran digelar di Aula Kantor Camat Kuta Baro, fahmil Quran di Aula Dayah Daruzzahidin, khattil Quran di ruang kelas dayah tersebut, serta KTIQ di laboratorium komputer Dayah Daruzzahidin.
Berbagai cabang tersebut mencakup kategori putra dan putri, mulai dari golongan anak-anak, remaja, hingga dewasa sesuai ketentuan masing-masing cabang. Perlombaan juga meliputi hafalan Al-Quran dengan beragam tingkatan juz, seni kaligrafi, serta kemampuan memahami dan menyampaikan kandungan Al-Quran.
Pembukaan MTQ tersebut, turut diwarnai dengan pelantikan 95 dewan hakim oleh Bupati Aceh Besar, penyerahan piala bergilir dari juara umum MTQ XXXIV Kecamatan Darul Imarah, serta defile kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Besar.
Penyerahan piala bergilir turut menjadi bagian penting dalam pembukaan. Piala diserahkan oleh Camat Darul Imarah, Muhammad Basir SSTP MSi, selaku perwakilan juara umum MTQ XXXIV, kepada Bupati Aceh Besar, kemudian diteruskan kepada Ketua LPTQ Aceh Besar, Farhan AP.
Pembukaan MTQ XXXV tersebut, turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil, Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti SIKom beserta anggota, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Danlanud Sultan Iskandar Muda, Dandim 0101/KBA, Kapolres Aceh Besar, Kapolresta perwakilan Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Ketua Pengadilan Negeri Aceh Besar, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh Besar, Ketua MPU Aceh Besar, Rektor ISBI Aceh, jajaran pemerintah daerah, para camat, serta masyarakat.

















































































































Komentar Terbaru