BANDA ACEH – Temuan Ombudsman RI pada inspeksi mendadak 23 September 2026 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus menjadi perbincangan. Di salah satu hunian berfasilitas lengkap di area belakang lapas, terdapat figura foto kolase seorang pria yang disebut “Pak Jimmy”. Foto itu kemudian dikaitkan dengan terpidana kasus korupsi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Jimmy Masrin (juga ditulis Jimmy Marsin).Hunian tersebut berada di kawasan yang diklaim pihak lapas sebagai rumah dinas jabatan dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Dari dokumentasi sidak, interiornya menyerupai rumah atau apartemen: kitchen set, sofa, televisi, AC, kulkas (termasuk yang empat pintu), meja makan, toilet mewah, hingga area parkir. Ada pula temuan minuman beralkohol di salah satu kulkas. Ombudsman mencatat lebih dari 10 bangunan dengan tipe berbeda, bahkan ada yang dibanding-bandingkan dengan kamar suite atau deluxe.
Dalam rekaman video sidak, petugas Ombudsman menunjuk foto di ruang keluarga. “Ini beliau namanya, Pak Jimmy,” terdengar dalam rekaman. Wajah pria berambut putih dengan mata sipit itu kemudian viral dan dikaitkan dengan Jimmy Masrin. Ombudsman sendiri belum memastikan identitas penghuni secara resmi.
Siapa Jimmy Masrin?
Jimmy Masrin adalah pengusaha, Komisaris Utama sekaligus beneficial owner PT Petro Energy, serta terkait Grup Lautan Luas. Ia terjerat kasus korupsi pemberian fasilitas kredit LPEI periode 2015–2019 menggunakan dokumen fiktif. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp958,5 miliar. Vonisnya diperberat menjadi 10 tahun penjara plus denda dan uang pengganti puluhan juta dolar AS. Kasasi ke Mahkamah Agung ditolak pada Juni 2026. Ia juga dikenal sebagai ayah pegolf Danny Masrin.
Perkembangan Terbaru: Foto Hilang, Pejabat Dinonaktifkan
Pada Sabtu, 26 September 2026, Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Rudi Setiawan memeriksa lokasi. Foto-foto yang sebelumnya terekam Ombudsman, termasuk yang dikaitkan dengan Jimmy Masrin, sudah tidak ada di tempatnya. “Kok kemarin ada fotonya, ini kok sekarang nggak ada fotonya?” ujar Rudi. Ia mempertanyakan mengapa foto orang lain bisa ada di rumah yang memiliki SK rumah dinas. Pemeriksaan internal masih berlangsung.
Kemenimipas telah menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Cibinong, termasuk Kepala Lapas. Pihak lapas sebelumnya membantah hunian itu untuk narapidana dan menegaskan sebagai rumah dinas pejabat serta area asimilasi. Namun, temuan Ombudsman—termasuk warga binaan di lokasi dan perbedaan kondisi setelah sidak (perabotan dan AC yang berubah)—membuat publik meragukan penjelasan tersebut.































































































Beri Komentar