UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Jokowi Cerita Sulitnya Bicara dengan Putin: Belokkan Topik, Enggak Ketemu-ketemu

BANDA ACEH – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menceritakan isi pertemuannya selama 2,5 jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Mosckow, pada 30 Juni lalu. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bertemu Putin setelah bersamuh dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama 1,5 jam sehari sebelumnya. 

Jokowi mengakui pembicaraan dengan kedua pemimpin negara tersebut tidaklah mudah. Dalam pembicaraan dengan Putin, mantan Wali Kota Solo itu mengaku terpaksa membelokkan topik dalam pertemuan. Tak hanya itu, menyiapkan ruang dialog bagi kedua negara yang sedang berkonflik itu pun tak kalah sukar. 

“Saya belokkan (topik), udahlah saya ngomongnya enggak ketemu-ketemu, saya ngomong krisis pangan saja, akhirnya agak ketemu,” ujarnya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Rabu, 7 September 2022.

Jokowi menjumpai kedua pemimpin setelah perang Rusia-Ukraina meletus pada 24 Februari 2022. Akibatnya, ekspor gandum yang jadi komoditas unggulan Ukraina, diduga terdampak karena blokade Rusia di Pelabuhan Laut Hitam di wilayah Odesa, Ukraina. 

Jokowi lalu menerima informasi dari Zelensky kalau ada stok gandum 22 juta ton yang siap diekspor dari Ukraina. Jumlah bertambah karena ada panen baru yang mencapai 55 juta ton, sehingga total terdapat 77 juta ton gandum yang siap berlabuh meninggalkan pelabuhan Ukraina.

Namun masalah muncul karena 77 juta gandum itu tidak bisa keluar akibat tidak adanya jaminan keamanan dari Rusia, yang tengah menggempur Ukraina. Masalah ini yang disampaikan Jokowi ke Putin di Kremlin. 

“Itu yang saya sampaikan ke Presiden Putin, dan Presiden Putin waktu saya sampaikan, oh saya jamin enggak ada masalah,” kata Jokowi menceritakan percakapannya dengan Putin.

Jokowi pun lantas menanyakan apakah jaminan Rusia ini bisa disampaikan langsung dalam pernyataan resmi ke media, dan Putin tidak mengizinkannya.”Dan setelah itu mungkin, dua atau tiga minggu, sudah ada satu kapal yang mulai keluar dari Odesa menuju ke Istanbul (Turki),” kata Jokowi.

Pada akhirnya, pembicaraan dengan Zelensky dan Putin ini membuat Jokowi menyimpulkan bahwa perang masih akan berlangsung lama. Bahkan, menghitung seberapa besar dampaknya dan akan kemana saja imbasnya pun juga sangat sulit. Saat ini yang sudah terkena dampak adalah harga pangan yang naik, harga gas yang naik sampai lima kali, dan minyak mentah sampai dua kali,

“Terus nanti akan berimbas ke mana lagi? ke keuangan? iya juga, akan lari ke sana juga, tapi sejauh mana mempengaruhi growth? inflasi? negara mana yang kena? ini harus hati-hati betul,” ujarnya.

image_print
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.