“Kalau pengurus masjid berjiwa kaya maka dia akan mengurus dan melayani jamaah masjid dengan baik karena dia tidak punya kepentingan pribadi. Saya khawatir ada jamaah yang tidak mau ke masjid karena tidak nyaman atau pengurus masjid nya malas senyum. Oleh karena itu kita punya 23 Masjid agung, Masjid Besar di kecamatan, ada masjid jamik, ada masjid gampong mana masjid yang terbaik dari segi pelayanannya kepada jamaah kita akan berikan penghargaan dan apresiasi, nanti nya masjid terbaik ini menjadi masjid percontohan dan study banding untuk masjid2 yang lainnya,” jelas Alidar.
Selain itu, Ketua Panitia yang juga Kabid PAI dan Tenaga Da’i, Fikri Sulaiman Ismail, dalam laporannya mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan itu berjumlah 135 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) angkatan. Angkatan I berasal dari BKM (Badan Kemakmuran Mesjid) Kota Banda Aceh, Angkatan II dari BKM Kota Sabang dan terakhir Angkatan III dari Kabupaten Aceh Besar.
Waktu kegiatan di masing-masing angkatan selama 5 hari. Yaitu angkatan I mulai tanggal 31 Oktober sd 04 November, angkatan II pada 04 sd 08 November dan angkatan III pada 08 sd 12 November 2022.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tgk H. Irawan Abdullah, Dewan Masjid Indonesia Prov Aceh dan seluruh panitia yang telah bekerja maksimal sampai terlaksananya kegiatan ini serta juga kepada pihak terkait lainnya,” ungkap Fikri Sulaiman.
Adapun pemateri yang mengisi kegiatan tersebut diantaranya, EMK Alidar (Kepala DSI Aceh), Muhibuthibri (Sekretaris DSI Aceh) ,Tgk. H. Irawan Abdullah (Komisi I DPRA), Fikri Sulaiman (Kabid PAI dan Tenaga Ahli), Zulkifli M. Ali (Kabid), Ustaz Irhamullah ElMas’udy (Wasekjen DMI Aceh).
Kemudian Tgk. Shafwan Bendadeh, Sayed Muhammad Husein, A. Gani Isa (Baitul Mal Aceh), Jurnalis J Hius (Ahli IT), Rizal Aiyub (Pengusaha Muda), Ust. Akmal Iman (Pengusaha Travel), Ust. Amrul Amin (Motivator) dan lain-lain.[]










































































































