Bahkan tak jarang, kondom itu mencapai setengah karung tatkala dikumpulkan.
“Ya kadang-kadang dibersihin juga. Kadang-kadang ada banyak bertumpuk-tumpuk, istilahnya tenda yang ramai ya banyak bekas-bekasnya kondom dan tisu,” pungkas dia.
Sementara itu, Camat Grogol Petamburan Agus Sulaeman membenarkan jika pihaknya kerap melakukan penertiban di tempat yang diduga menjadi sarang prostitusi.
Namun, hasilnya tetap nihil.
Di mana, para pelaku malam itu selalu datang lagi dan lagi untuk melakukan tindakan haram tersebut.
“Barusan saya udah perintahkan ke Lurah untuk dilakukan yang pertama pembersihan dulu sih, kalau kegiatan rutin kami penertiban sudah rutin cuma kadang-kadang penertiban itu juga bocor ya, jadi enggak efektif,” kata Agus saat dihubungi, Jumat.
Oleh karenanya, Agus menyebut jika pihaknya akan lebih memaksimalkan giat penertiban di kawasan tesebut usai fenomena ini terkuak.
“Memang penertibannya harus secara diam-diam, tapi rutin kami di situ. Tapi nanti setelah ada temuan spt ini kita akan upayakan supaya lebih maksinal penertibannya,” pungkasnya.
































































































Beri Komentar