Minggu, 21/07/2024 - 08:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Buku ‘KAESANG PANGAREP’ Dibagikan Usai Kaesang Sholat Jumat di Kantor Muhammadiyah

BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengunjungi kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta sambil membagikan buku tulis kepada warga setempat. Buku tulis itu dibagikan pihak PSI kepada warga setempat setelah Kaesang menunaikan Sholat Jumat bersama pengurus Muhammadiyah DKI Jakarta.Buku tulis yang dibagikan bertuliskan “Rajin Belajar dan Membaca adalah Jalan Ninjaku” di bagian sampul depan. Sedangkan di bagian sampul belakang bertuliskan ‘KAESANG PANGAREP’. Buku tersebut berwarna putih dengan corak gambar yang mayoritas berwarna putih dan hitam.

Berita Lainnya:
Innalillahi, Wilayah Jakarta yang Terendam Banjir Bertambah Jadi 48 RT

Kaesang pun sempat ditanya soal kekhawatiran jika kegiatan tersebut dicap sebagai kampanye terselubung. Namun, Kaesang tidak mau menjawab pertanyaan tersebut. Terkait pertemuan dengan Muhammadiyah DKI Jakarta hari ini, Kaesang mengeklaim tidak ada pembahasan soal dirinya yang mau maju dalam kontestasi Pilkada 2024 di DKI Jakarta.

“Nggak ada, pembahasan pilkada nggak ada. Kan kita membahas yang ringan-ringan aja,” kata Kaesang.

Sebelumnya, Kaesang enggan menjelaskan rencana dengan terinci terkait dengan dirinya yang akan maju dalam Pilkada 2024 memperebutkan kursi orang nomor satu di Jakarta. “Kan sudah saya sampaikan, tunggu kejutannya, nanti pada bulan Agustus,” ujar Kaesang di Kantor PSI, Jakarta (7/6/2024).

Berita Lainnya:
Mendadak Makam Eky Dijaga Orang Suruhan, Tidak Boleh Ambil Foto dan Video

Menurut dia, akan ada kejutan tentang maju atau tidak dirinya pada Pilkada Jakarta 2024. Kaesang pun meminta semua pihak untuk bersabar karena pendaftaran bakal pasangancalon gubernur dan wakil gubernur melalui jalur partai Politik pada tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024.

“Masih lama pendaftarannya, masih bulan Agustus, akhir Agustus kan. Sabar,” kata dia.


Reaksi & Komentar

وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَن يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا الكهف [80] Listen
And as for the boy, his parents were believers, and we feared that he would overburden them by transgression and disbelief. Al-Kahf ( The Cave ) [80] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi