UPDATE

NASIONAL

Pilunya Surat Wasiat Mahasiswa Unnes yang Ditemukan Tewas di Semarang, Berikut Isinya

Untuk orang orang lain yang mengasihiku, ya seperti kak any dan orang orang lainnya kalau ada. Terima kasih untuk segalanya ya, kalian terbaik

Kudoakan yang terbaik untuk kalian semua. Tak perlu ada tangisan karna aku produk gagal yang tak layak ditangisi. 

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Cukup beri emosi jijik dan marah, atau senang akhirnya sumber masalah hilang? wkwk

Tolong benci aku seumur hidup kalian maaf bikin kalian malu

Maafkan aku karena telah bunuh diri

Sekeluarga Bunuh Diri di Malang, Tulis Pesan Miris untuk Anak Pertama

Peristiwa serupa juga terjadi di Malang, Jawa Timur.

Lantaran terjerat pinjol, seorang ayah tega menghabisi istrinya dan dua orang anak kembar mereka.

Satu keluarga itu ditemukan warga tewas di dalam kamar rumah.

Dalam kamar tersebut, terdapat secarik surat wasiat yang ditulis sang ayah sebelum melakukan dugaan bunuh diri di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Selasa (12/12/2023).

Polisi menemukan cairan obat nyamuk yang diduga dipakai untuk bunuh diri yang dilakukan suami, istri dan salah satu anak kembar mereka. 

Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak itu ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya. Kondisi ayahnya W (44) mengalami luka sayatan di pergelangan tangan sebelah kiri.

Sementara S (40) dan anaknya R (12) ditemukan tewas dengan kondisi telentang di atas kasur.

Keduanya mengeluarkan busa dari mulutnya. Dan berbau cukup menyengat.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, usai petugas melakukan olah TKP, ia menemukan pisau dapur dan gelas berisi cairan obat nyamuk.

“Di sekitar mayat itu ada gelas masih berbau menyengat cairan obat nyamuk dan di tempat sampah ditemukan bekas bungkusan obat nya,” kata Gandha ketika dikonfirmasi.

Sehingga, dari barang bukti berupa pisau dan cairan obat nyamuk itu, dikatakan Gandha mengarah ke bunuh diri..

“Jadi dugaan sementara mengarah ke bunuh diri yang dilakukan oleh keluarga,” sambungnya.

Di sisi lain, ditemukan pesan terakhir yang ditujukan untuk anak korban yang masih hidup, K (12).

Pesan tersebut tertulis di kaca rias di dalam kamar yang menjadi TKP menggunakan spidol hitam.

 “Kakak jaga diri. Papa, mama, adik pergi dulu. Nurut uti, kung, tante, dan om. Belajar yang baik. Uang papa mama untuk pemakaman jadi satu. Love you kakak,” tulis dalam pesan tersebut.

“Sementara tidak ada yang mencurigakan. Memang ada pesan di cermin meja rias. Pesan itu untuk kakak (K),” tandasnya.

Semsntara itu dugaan bunuh diri juga diperkuat dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan maupun barang yang hilang di rumahnya.

image_print

1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.