Menurut Bambang, seharusnya Indonesia tidak perlu bersaing dengan Singapura dengan menurunkan tarif PPh Badan. Sebab dari sisi demografi dan geografi sangat berbeda. Singapura hanyalah negara satu pulau kecil dengan jumlah penduduk sedikit, sedangkan Indonesia negara kepulauan terbesar di dunia.
“Menurut saya kompetisi yang tidak fair karena berapapun pajak yang diterima Singapura hanya untuk keperluan lima juta penduduk dengan satu pulau. Jadi keperluannya Singapura mau seroyal-royalnya orang Singapura pasti kecil, enggak banyak. Jadi pajak pun kalau mereka mau tarif di bawah itu enggak masalah,” papar Bambang.
Tarif PPN akan naik jadi 12 persen per 1 Januari 2025. Ini merupakan buntut dari pengesahan UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang disahkan pada masa pemerintahan Jokowi.
Kenaikan itu menimbulkan pro kontra di masyarakat.































































































Beri Komentar