UPDATE

NASIONAL

Jokowi Gagal Kerahkan Buzzer Halau Berita Pemimpin Terkorup

BANDA ACEH -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merepons pemberitaan media luar negeri, Channel News Asia (CNA) Sigapura, terkait Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam daftar pemimpin paling korup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Jurubicara DPP PDIP Muhammad Guntur Romli menilai bahwa Jokowi gagal mengerahkan para pendengung atau buzzer yang mencoba menghalau pemberitaan tersebut. 

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Jokowi gagal mengerahkan buzzer-buzzernya untuk menangkal pemberitaan OCCRP malah berita Jokowi salah seorang Terkorup 2024 semakin mendunia,” ujar Guntur kepada RMOL, Senin 6 Januari 2025. 

Guntur menyarankan Jokowi untuk bertobat dan memperbaiki diri ketimbang mengerahkan buzzer Politik menghalau narasi yang berdasarkan riset tersebut. 

“Jokowi harus bertobat menggunakan buzzer-buzzer dan mengganti konsultannya karena kontraproduktif,” tegasnya. 

Guntur lantas menyinggung soal insiden pameran lukisan Seniman Yos Suprapto yang dilarang karena bernada kritik terhadap Jokowi. 

Akibat pelaragan, Yos malah makin terkenal dan lukisannya laris. 

Sama halnya dengan berita Jokowi finalis pemimpin korup versi OCCRP. 

“Situs berita dihapus karena ditekan, malah makin mendunia berita terkorupnya,” kata Guntur.

Lebih jauh, Gutur meyakini bahwa cara-cara intimidatif yang dilakukan oleh Jokowi dan kaki-tangannya tidak akan bisa membendung fakta. 

“Cara melarang-larang, menekan-nekan, intimidasi malah bikin kontraproduktif,” pungkasnya.

image_print

Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.