“Finalis-finalis yang menerima paling banyak dukungan tahun ini adalah Presiden Kenya William Ruto; mantan Presiden Indonesia Joko Widodo; Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu; mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina; dan pebisnis India Gautam Adani,” demikian pernyataan OCCRP yang dikutip di Jakarta, Selasa (31/12/2024).
Adapun tokoh yang dinobatkan sebagai “Corrupt Person of the Year” oleh OCCRP adalah Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Assad dinilai memimpin rezim otoriter dengan berbagai pelanggaran, termasuk pembungkaman suara kritis dan eksploitasi kekuasaan selama dua dekade berkuasa.
Menanggapi tuduhan OCCRP, Jokowi hanya tertawa kecil dan menantang pihak yang membuat tuduhan untuk membuktikannya.
“Hehehe ya terkorup, korup apa? Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa?” ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (31/12/2024).
Terkait tuduhan manipulasi pemilu dan eksploitasi sumber daya alam (SDA), Jokowi juga mempertanyakan bukti yang dimiliki pihak-pihak tersebut.
“Ya apa? Sumber daya alamnya apa? Apalagi,” kata presiden dua periode itu.

















































































































