Diakui Juli, siswa ini baru pertama kali melakukan tunggakan ke pihak sekolah.
“Sebenarnya ini baru ini (siswa itu nunggak uang sekolah) karena ibunya saat ini sedang sakit. dan ayahnya kadang kerja atau tidak. Makanya dia enggak bisa bergerak mencari uang dan kebutuhan anaknya ya. Kalau saya sih memaklumi itu,” ucapnya.
Menurutnya, tanggung jawab SPP itu bukanlah urusan wali kelas.
“Itulah mis komunikasi sebenarnya tanggung jawab SPP itu saya, bukan wali kelas. Yang enggak terima rapot karena belum bayar SPP. Tetapi tidak ada aturan untuk dudukkan siswa di lantai. Itulah wali kelas tidak komunikasi dulu dengan saya, itulah salahnya beliau (wali kelas),”jelasnya.
Meski begitu, kata Juli saat ini siswanya tetap sekolah seperti biasanya. Dan antara wali kelas dan wali murid sudah saling maaf-maafan.
“Sampai sekarang siswa itu tetap sekolah di sekolah ini. Wali murid dan wali kelas sudah bertemu dan saling maaf-maafan. Hanya ada mis komunikasi saja,”terangnya.
































































































Beri Komentar