“Kok bisa lolos masuk BUMN?” kata @jam***.
“Boleh dimaafkan, asal dipecat,” ujar @dyan***.
Weni juga dianggap tidak peka dengan nasib honorer.
“Para honorer sekarang lagi berjuang buat pengakuan statusnya, jauh lebih pantas menempatkan posisi elu (Weni) sekarang. Semoga PT Timah bisa merotasi honorer gantikan posisi dia,” ungkap @fadil**.
“BUMN, memangnya sebelum masuk tidak ada tes kejiwaan?” kata @And***.
“Klarifikasi tapi kok songong sekali nada bicaranya. Minta maaf pun pakai kata mungkin, tidak merasa bersalah ya?” ungkap @angg***.
Demikian pembahasan mengenai kronologi lengkap pegawai PT Timah Tbk yang menghina karyawan honorer yang menggunakan BPJS Kesehatan, hingga klarifikasi serta permintaan maafnya
Courtesy: Media































































































Beri Komentar