UPDATE

ACEH
ACEH

Pengurus Tani Merdeka Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang Resmi Dilantik

“Petani datang dari berbagai latar belakang. Ada yang berwarna merah, kuning, hijau, dan biru. Tapi dalam bertani, mereka semua satu. Karena itu, organisasi tani harus fokus kepada kepentingan petani, bukan kepentingan politik,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Syech Muharram juga menyampaikan langkah-langkah yang telah disiapkan pemerintah untuk mengatasi kekeringan yang melanda beberapa wilayah pertanian di Aceh Besar. Salah satu caranya adalah dengan membangun sumur bor dan melakukan program pompanisasi di wilayah yang kesulitan air meskipun dekat dengan sungai.

Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Kuta Cot Glie. Meski di sana ada sungai dan waduk, namun sawah yang berada di dataran lebih tinggi membuat aliran air tidak maksimal. Untuk itu, pemerintah akan mengerahkan pompa air agar petani tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan air saat masa tanam tiba.

“Langkah ini penting karena saat ini sudah masuk musim tanam. Kalau petani terlambat mendapatkan air, mereka bisa gagal tanam, dan itu akan merugikan. Maka kita percepat distribusi air agar hasil panen bisa maksimal,” ujar Syech Muharram.

Ia juga menyebutkan langkah ini merupakan solusi jangka menengah sambil menunggu perbaikan sistem irigasi secara menyeluruh.

“Semua langkah ini merupakan bagian dari menjaga ketahanan pangan dan mencegah kerugian yang mungkin terjadi akibat gagal tanam. Kami berharap hasil panen tahun ini bisa sebaik tahun sebelumnya,” pungkasnya.[]

image_print
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.