UPDATE

ISLAM
ISLAM

BSU Cair, Nasib Rakyat Masih Harus Khawatir

Dari Mu’awiyah bin Haidah Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Aku pernah tanyakan, ‘Wahai Rasulullah, apakah hak isteri atas salah seorang di antara kami (suami)?’ Beliau menjawab: “Hendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberikan pakaian jika engkau mengenakannya, dan janganlah engkau memukul wajah, tidak juga menjelekkan serta tidak berpisah dari tempat tidur (tidak berjima’) kecuali di dalam rumah.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang hasan).

Maka, negara dengan fungsinya sebagai pelayan (raa’in) dan junnah (perisai) sebagaimana sabda Rasulullah Saw.,“Imam (Khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR al-Bukhari), wajib menjamin semua kebutuhan pokok rakyat tersebut, baik muslim maupun non muslim. Baik kaya maupun miskin. Sekali lagi disebabkan kesejahteraan adalah hak setiap manusia. Dari jalan pengelolaan SDA yang menjadi kepemilikan umum dan negara.

Negara dalam Islam tidak mewajibkan pajak kepada rakyatnya , ketika jaminan lapangan pekerjaan telah dibuka seluas mungkin, ketika negara mendirikan industri dalam rangka pengelolaan SDA, ketika negara mengumpulkan zakat dan membaginya hanya untuk delapan asnaf sebagaimana yang disebutkan Al-Qur’an, ketika negara tidak bekerja sama bahkan tunduk dengan negara kafir barat, hingga ketika negara tidak menerapkan sistem ekonomi kapitalisme yang artinya negara hanya menerapkan Islam secara keseluruhan (kafah) maka saat itulah sejahtera yang hakiki terwujud karena ketahanan pangan benar-benar terbangun dari rumah ke rumah.

Maka, sebagai orang beriman, menjadi kewajiban secara akidah untuk menerapkan syariat tidak hanya di ranah ibadah individu melainkan di dalam kehidupan bermasyarakat dan negara.

Wallahualam bissawab.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
Tidak dapat memuat data story terbaru.
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.