“Di mana secara jelas terjadinya penyiksaan dan tindakan brutal terhadap massa aksi. Serta pengamanan juga dilakukan dengan menggunakan senjata laras panjang yang seyoginya tidak dibenarkan secara hukum,” pungkasnya.
Sebelumnya, aksi demo di DPRD Sumut kemudian berujung pada tindakan pembubaran dengan kekerasan oleh aparat Kepolisian dan Brimob.
Dalam video yang terekam, diduga terjadi kekerasan oleh aparat kepolisian berpakaian preman. Kejamnya, salah satu massa kepalanya dipijak hingga kejang-kejang dan tak sadarkan diri.
































































































