Komando Pusat AS (CENTCOM) memperbarui data korban dan mengonfirmasi empat tentara AS tewas dalam serangan drone di Kuwait, dari sebelumnya berjumlah 3 orang.
Daftar Isi
Mereka adalah bagian 18 personel tentara AS yang luka parah.
Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan “gelombang keenam” serangan rudal dan drone yang menghantam pangkalan AS dan fasilitas di seluruh Teluk:
- Dubai: Kebakaran hebat melanda pelabuhan Jebel Ali; asap tebal menyelimuti Business Bay.
- Qatar & Bahrain: Belasan orang terluka di Doha dan Manama akibat ledakan pencegatan udara.
- Irak: Bandara Erbil dilaporkan terbakar hebat.
Sumpah Ali Larijani
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, bersumpah akan membalas dendam dengan cara yang lebih brutal.
“Amerika telah menikam rakyat Iran di jantungnya, dan kami akan menikam balik jantung mereka. Mereka tidak bisa menyerang lalu lari begitu saja,” tegas Larijani.
Ia juga menegaskan Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS dan akan terus menargetkan pangkalan Amerika di Timur Tengah.
Titik Kritis: Krisis Kemanusiaan dan Energi Dunia
Di balik kemenangan militer, tragedi kemanusiaan mulai terkuak.
Sebuah sekolah dasar putri di Minab, Iran, dilaporkan hancur oleh rudal yang menewaskan lebih dari 100 siswi.
Secara total, 133 warga sipil Iran tewas dalam 24 jam pertama.
Angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, namun jika benar, menjadi salah satu insiden paling mematikan bagi warga sipil sejak konflik dimulai.
Ancaman Selat Hormuz dan Dampak Global
Ketegangan kini merembet ke ancaman terhadap Selat Hormuz—jalur vital distribusi minyak dunia.
Gangguan di kawasan tersebut memicu lonjakan harga minyak global dan volatilitas pasar saham.
FBI juga meningkatkan siaga kontra-terorisme di dalam negeri AS.
Di tengah kekosongan kepemimpinan Iran, sejumlah analis memperingatkan potensi konflik internal dan perebutan kekuasaan.
Sementara itu, Reza Pahlavi menyebut kematian Khamenei sebagai “akhir Republik Islam,” meski masa transisi diperkirakan akan penuh gejolak



















































































































