UPDATE

PALESTINA
PALESTINAINTERNASIONAL

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Resmi Dijajah Teroris Israel, Bendera Zionis Berkibar Tinggi

BANDA ACEH – Rumah sakit Indonesia di Palestina resmi dijajah militer teroris Israel pada Selasa (21/4/2026).

Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang telah luluh lantak akibat serangan tentara teroris Israel (IDF) itu ditempeli Bendera negara teroris Israel dengan tulisan Rising Lion.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Rising Lion (Kebangkitan Singa) adalah sandi operasi militer besar-besaran negara teroris Israel terhadap Iran pada Juni 2025, yang menyasar situs nuklir dan militer utama.

Nama ini merujuk pada nubuat Alkitab (Bilangan 23:24) tentang bangsa yang bangkit dengan kekuatan, keberanian, dan tekad seperti singa untuk memakan mangsanya.

Dimuat media middle east eye menyebut bahwa Rumah sakit Indonesia dekat Jabalia di Gaza ditempelkan bendera Israel dan frasa “Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya”.

Gambar spanduk baru tersebut mulai beredar di saluran Telegram Israel pada hari Senin, dengan salah satu saluran menulis: “Batalyon 9208 Brigade Negev sedang bersiap untuk Hari Peringatan dan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia”.

Spanduk tersebut tampaknya merujuk pada sebuah ayat dari Taurat, yang juga menjadi inspirasi di balik nama sandi untuk perang negara teroris Israel tahun 2025 melawan Iran – “Singa yang Bangkit”.

Saat ini Rumah sakit Indonesia tidak lagi dapat melayani pasien karena negara teroris Israel berulang kali menargetkan fasilitas kesehatan tersebut selama perang mereka di Gaza.

Rumah sakit itu ditutup sejak tahun 2025 usai berkali-kali digempur oleh Israel.

Tanggapan Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui akun X pun buka suara terkait dengan pendudukan di salah satu fasilitas Indonesia di Gaza tersebut.

Akun X Kementerian Luar Negeri RI, disebutkan bahwa Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk bertuliskan “Rising Lion” oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang telah dihancurkan, terlebih dengan mengaitkannya pada operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan.

Ditegaskan pemerintah RI bahwa Rumah Sakit Indonesia adalah fasilitas sipil yang didedikasikan sepenuhnya untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, bukan tempat untuk propaganda militer atau pesan intimidatif.

Sehingga tindakan Israel tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina.

Indonesia menegaskan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi sesuai hukum humaniter internasional.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.