Karena keterbatasan, proses pemulasaran hingga pemakaman jenazah mendapat bantuan dari pihak sekolah, termasuk fasilitas ambulans.
Peristiwa ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk TRC PPA Kaltim, yang menilai kasus tersebut mencerminkan masih adanya kerentanan sosial di masyarakat, khususnya terkait akses terhadap kebutuhan dasar dan layanan kesehatan.
































































































