Keajaiban mistis segera berlanjut saat ia berada di terminal bus untuk pulang. Seorang nenek misterius menitipkan sebuah tas jinjing tua kepadanya lalu menghilang begitu saja. Saat dibuka di rumah, tas yang semula terasa ringan itu ternyata berisi uang tunai pecahan Rp100.000 dalam jumlah yang sangat banyak, diperkirakan mencapai Rp4 miliar.
Harga yang Harus Dibayar
Meskipun uang miliaran tersebut berhasil mengangkat kembali derajat ekonominya dan menjadikannya pengusaha sukses lagi, Sarah menyadari bahwa kekayaan tersebut bukanlah pemberian cuma-cuma. Ada harga nyawa yang harus ia pertaruhkan setiap tiga tahun.
Selama sembilan tahun, daun Dewandaru miliknya tetap berwarna hijau segar meskipun sudah lepas dari pohonnya, sebuah bukti nyata adanya kekuatan gaib yang menyokong hidupnya. Namun, di balik kenyamanan materi tersebut, Sarah hidup dalam bayang-bayang janji yang menagih nyawa, sebuah pengingat bahwa jalan pintas menuju kekayaan selalu menyimpan konsekuensi yang sangat mahal dan berdarah.































































































Beri Komentar