Arab Saudi dan Pakistan membahas perluasan pakta keamanan mereka untuk memasukkan Turki. Sementara itu, Arab Saudi telah mengandalkan persenjataan Pakistan untuk mencoba menarik beberapa aktor regional keluar dari orbit UEA.
MEE melaporkan pada bulan April bahwa Pakistan mengirimkan lima pesawat kargo berisi senjata ke pemerintah Libya bagian timur, yang dipimpin oleh penguasa militer Khalifa Haftar, sebagai bagian dari kesepakatan yang didanai oleh kerajaan tersebut.
Trump ancam Iran
Ancaman AS ke Iran belum berhenti. Laporan New York Times bahkan menyebut bahwa AS dan Israel mulai mempersiapkan serangan terbaru ke Iran.
Presiden AS menyebut waktu terus berjalan dan ia meminta Iran agar segera menyetujui proposal perdamaian yang ditawarkan Paman Sam.
“Mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka,” tulisnya di platform Truth Social miliknya.
“WAKTU SANGAT PENTING!”
Pesan itu disampaikan saat presiden berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad. Demikian lapor Times of Israel, mengutip kantor Netanyahu.
Pada Senin, Iran mengatakan telah menanggapi proposal terbaru AS dan bahwa pertukaran dengan Washington terus berlanjut melalui mediator Pakistan.
“Seperti yang kami umumkan kemarin, kekhawatiran kami telah disampaikan kepada pihak Amerika,” kata juru bicara kementerian luar negeri negara itu dalam konferensi pers, lapor AFP.
Media Iran sebelumnya melaporkan bahwa AS gagal memberikan konsesi konkret kepada Teheran, dengan kantor berita semi-resmi Mehr mengatakan kurangnya kompromi akan menyebabkan kebuntuan dalam negosiasi.



















































































































Komentar Terbaru