UPDATE

ACEH
ACEH

Sekda Aceh Pimpin Tanam Padi Perdana Pascabencana, Pemulihan Pertanian Jadi Prioritas

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf memimpin gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pemulihan sektor pertanian di wilayah yang terdampak bencana.

Gerakan tanam padi perdana itu dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Robby Irza, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta jajaran pemerintah daerah dan kelompok tani.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Advertisements

Dalam sambutannya, M. Nasir mengatakan bencana hidrometeorologi telah memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian dan perkebunan di Aceh. Berdasarkan data Pemerintah Aceh, areal persawahan yang terdampak mencapai 57.364 hektare, sedangkan lahan perkebunan yang mengalami kerusakan mencapai 60.438 hektare. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling berat akibat banjir lumpur dan material lainnya.

Menurut M. Nasir, gerakan tanam perdana bukan sekadar memulai musim tanam, melainkan menjadi simbol semangat kebangkitan petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Advertisements

“Tanam perdana hari ini bukan sekadar rutinitas menaburkan benih, melainkan simbol bahwa petani kita tetap kuat, semangat, dan optimistis dalam menjaga pasokan pangan di Aceh tetap aman,” ujar M. Nasir.

Ia menjelaskan, Pemerintah Aceh menjadikan rehabilitasi dan optimalisasi lahan sawah di kawasan terdampak bencana sebagai salah satu prioritas utama untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Sebagian besar lahan yang sebelumnya rusak, kata dia, kini telah selesai diperbaiki dan mulai dapat kembali dimanfaatkan oleh para petani.

Atas percepatan pemulihan tersebut, M. Nasir menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kodam Iskandar Muda, serta seluruh pihak yang terlibat, termasuk kelompok tani yang kembali mengolah lahan setelah banjir.

Ia juga mengajak para petani memanfaatkan musim tanam dengan sebaik-baiknya melalui semangat gotong royong, tetap memperhatikan kondisi alam, serta mengikuti arahan para pemangku adat setempat.

Dukungan Kementerian Pertanian

Dalam kesempatan itu, M. Nasir juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian yang dinilai berperan penting dalam percepatan pemulihan sektor pertanian dan perkebunan di Aceh. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, menurut dia, menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan pangan pascabencana.

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.