UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Fakta Baru Kasus Kyai Ponpes Padang Ati: Hasil DNA Bayi Tidak Cocok, Korban Akui Hubungan dengan Orang Lain

“Kemudian setelah yang bersangkutan FZ ini melakukan perbuatan dengan orang lain itu, dari pengakuan yang bersangkutan, dia memang pada saat di Padepokan Padang Ati itu ada seseorang yang melakukan persetubuhan dengan FZ, yaitu dia mengetahui ciri-cirinya adalah dari batuk yang bersangkutan, atau diduga adalah dari AH,” ungkap Setyanto.

Meski ada santriwati lain yang berada di ruangan yang sama saat kejadian, hasil pemeriksaan saksi menunjukkan tidak ada yang mengetahui adanya peristiwa tersebut.

Awal Mula Kasus Santriwati Hamil Karena Mimpi di Pekalongan

Sebelumnya, warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, Pekalongan, geger oleh kabar kehamilan FZ. Pihak keluarga mengklaim bahwa santriwati tersebut melahirkan tanpa pernah melakukan hubungan seksual dengan pria mana pun.

Kabar ini mulai menyebar luas setelah adanya pertemuan resmi di kediaman ayah F di Dukuh Keberkahan pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Pertemuan itu dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga jajaran Polsek Karangdadap.

Ayah FZ yang berinisial S mengungkapkan bahwa pihak keluarga awalnya sangat kebingungan dengan kondisi sang anak. Namun, mereka memilih memercayai pengakuan F.

“Putri kami berinisial F mengaku sama sekali tidak melakukan hubungan dengan siapapun. Ia meyakini kejadian ini adalah kehendak dan takdir Allah semata,” kata S di hadapan warga, dikutip dari Radar Pekalongan, Sabtu (23/5).

S juga menceritakan bahwa sebelum perutnya membuncit, F kerap mengalami mimpi-mimpi aneh yang tidak biasa. Fenomena mimpi tersebut dialami F sejak dirinya masih menimba ilmu di pondok pesantren hingga kembali ke rumah. Pihak keluarga sendiri baru menyadari tanda-tanda kehamilan F sejak September 2025 setelah ia berhenti mengalami menstruasi.

image_print
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.