“Batasi mobil cc lebih dari 1900 dan umur kurang dari 5 tahun beli Pertalite,” jelasnya.
Bagi Berly, persoalan paling sensitif dalam kebijakan subsidi bukan sekadar besarnya penghematan anggara negara. Faktor keadilan menjadi penentu apakah masyarakat dapat menerima kebijakan yang tidak populer.
Ia menilai masyarakat sebenarnya bisa menerima kebijakan sulit selama aturan diterapkan secara transparan, adil, dan memiliki mekanisme koreksi ketika terjadi kesalahan data.
Sebaliknya, situasi bisa berubah apabila masyarakat merasa kehilangan hak membeli bahan bakar bersubsidi karena data yang dianggap keliru, sementara kondisi ekonomi sedang sulit.
Baca Juga: Rocky Gerung ke Kabinet Bayangan Era Prabowo: Lu Pro Kapitalis Kalau Lu Anti-Koperasi dan Anti-MBG
“Rakyat siap sama-sama susah. Tapi kalau merasa diperlakukan tidak adil ketika kondisi ekonomi makin sulit maka bisa bagai hutan kering di era yang mudah tersulut. Semoga tidak terjadi,” pungkasnya.
































































































