BANDA ACEH -Mantan Bupati Purwakarta dua periode, Dedi Mulyadi terlihat memperlihatkan wajah tidak enak.
Rencana Dedi Mulyadi untuk makan bakso di tengah suasana dinginnya Purwakarta mendadak batal.
Dedi Mulyadi mendadak hilang selera lantaran saat akan makan bakso, tiba-tiba mencium aroma bau sangat menyengat.
Selera makan Dedi Mulyadi seketika hilang, dan dia lebih memilih mencari sumber bau sampah yang mengganggunya.
Rupanya setelah ditelusuri, bau menyengat tersebut dari tempat sampah yang membanjir di area lapang.
“Maksud hati ingin makan bakso enak, namun apa daya karena mencium bau sampah malah jadi enek,” kata Kang Dedi Mulyadi sapaannya.
Dedi Mulyadi terang-terangan mengatakan seleranya menjadi hilang karena hal yang tidak membuatnya nyaman.
Bukan itu saja, Dedi Mulyadi juga mengutarakan isi hatinya dengan mengaku harus tegar.
“Seringkali memang selera mendadak hilang akibat hal yang tidak nyaman. Meski begitu, tetap tegar,” kata Dedi Mulyadi.
Ungkapan Dedi Mulyadi itu terekam dalam unggahan di akun media sosialnya.
Kamera tim Dedi Mulyadi langsung mengarah pada lautan sampah yang berserakan.
Dalam melengkapi video dalam unggahannya itu, Dedi Mulyadi menuliskan caption tentang selera makannya yang hilang.
“Maksud hati ingin makan baso (bakso) enak, namun apa daya karena mencium bau sampah malah jadi enek (mual). Seringkali memang selera mendadak hilang akibat hal yang tidak nyaman. Meski begitu, tetap tegar,” tulis kang Dedi Mulyadi.
Seperti diketahui jika Dedi Mulyadi pernah menjabat wakil bupati, bupati dua periode, begitu terganggu dengan pemandangan yang dia lihat.
Dia tahu betul jika Purwakarta di masanya tidak seperti saat dilihat di depan matanya.
Dedi Mulyadi kemudian terang-terangan ‘menyerang’ kebijakan pemerintah daerah setempat dalam hal ini bupati soal penumpukan sampah.
Secara terang-terangan Dedi Mulyadi mengatakan jika warga membayar pajak, bahkan setor uang kebersihan.
Akan tetapi, apa yang terjadi, warga Purwakarta kata Dedi Mulyadi malah mendapatkan hadiah sampah.
Dedi Mulyadi lantas mempertanyakan kebijakan bupati terkait dengan banyaknya penumpukan sampah.
Sepertinya Dedi Mulyadi mulai geram dengan pemandangan yang dilihat.
Satu lokasi miri pasar, menjadi tempat tujuan Dedi Mulyadi dalam mencari sumber bau menyengat.
Setiba Dedi Mulyadi di lokasi mirip dengan pasar, terlihat tanah lapang, dipenuhi sampah yang mengeluarkan bau menyengat.
Kemudian tampak wajah bingung dan seolah tidak percaya diperlihatkan Dedi Mulyadi.
Jika harus diangkut dalam satu waktu bersamaan, Dedi Mulyadi memperkirakan sekitar 50 truk sampah harus dikerahkan.































































































