UPDATE

EDUKASI
EDUKASI

Gemarikan Sasar Siswa SD di Aceh Timur, Dorong Asupan Gizi dan Cegah Stunting

ACEH TIMUR — Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kembali digencarkan di Aceh. Kali ini, program tersebut menyasar siswa SD Negeri Tanah Rata, Gampong Tanah Rata, Kecamatan Peureulak, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang dihadiri Ny. Marlina Muzakir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati itu diisi dengan pembagian paket makanan olahan berbahan dasar ikan sebanyak 200 paket kepada para siswa. Selain itu, bantuan seragam sekolah juga turut disalurkan.

Pembagian makanan olahan ikan tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional Gemarikan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap pentingnya konsumsi ikan.

Marlina yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh mengatakan, Gemarikan berfokus pada pemenuhan gizi anak melalui peningkatan konsumsi protein dan omega-3 yang terkandung dalam ikan.

“Program ini penting untuk mendukung pertumbuhan anak, meningkatkan kecerdasan, serta mencegah stunting sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Safrizal menegaskan bahwa Gemarikan merupakan program strategis yang terus diperkuat di berbagai daerah di Aceh.

Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung sektor perikanan daerah.

“Melalui Gemarikan, kita ingin memastikan anak-anak Aceh mendapatkan asupan gizi yang cukup, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Safrizal.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan program tersebut, terutama di wilayah yang membutuhkan intervensi gizi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasub Koordinator P2HP DKP Aceh Fitriani bersama tim Gemarikan yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Kegiatan ini juga dilaksanakan di sekolah yang sebelumnya terdampak bencana banjir pada akhir 2025. Meski proses belajar mengajar telah kembali normal, para siswa masih membutuhkan dukungan, termasuk dalam pemenuhan gizi harian.

Melalui kegiatan Gemarikan, pemerintah daerah berharap kesadaran konsumsi ikan di kalangan masyarakat terus meningkat, sekaligus memperkuat upaya perbaikan gizi anak di Aceh.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.