BANDA ACEH – Nama pengusaha Jimmy Masrin ikut terseret dalam sorotan setelah sosok pria yang diduga dirinya terlihat kabur dan mengunci diri di sebuah kamar saat Ombudsman RI melakukan sidak di kawasan Lapas Kelas IIA Cibinong.Wajah mirip Jimmy tampak dalam foto yang terpampang di salah satu fasilitas mewah di Lapas Cibinong Bogor.
Banyak yang menduga, pria yang mencoba kabur saat Ombudsman datang itu merupakan Jimmy.
Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan menceritakan bahwa pihaknya tak sengaja menemukan fasilitas mewah tersebut.
Mereka mendapati banyak mobil mewah terparkir.
Selain itu terdapat pula ruma-rumah mirip vila kecil dengan fasilitas setara apartemen.
Mulai dari interior, sofa, hingga peralatar elektronik mewah di setiap rumah.
“Banyak mobil, ada rumah pagar hitam cat putih, ada dapur terbuka yang ada sayur ikan yang kelihatan baru dibeli tapi tidak diolah,” katanya.
Syafrida mengatakan Ombudsman sempat mendapati sejumlah orang mengaku sebagai warga binaan.
“Ada laki-laki, ketika saya tanya anda siapa katanya tamu, ketemu dengan siapa ? ketemu petugas lapas tapi ketika saya tanyakan siapa petugas lapasnya dia malah lupa. Ini menunjukan bahwa sebenarnya di dalam lingkungan itu kalau memang dinyatakan, kami tidak juga menyatakan tempat yang disewakan,” katanya.
Bahkan ada satu warga binaan yang mengaku membayar untuk bisa tinggal di fasilitas tersebut.
“Tapi secara fakta yang kami temukan dalam salah satu rumah itu ada warga binaan yang kami sempat wawancarai dan kami tanyakan bapak siapa dia mengaku sebagai warga binaan. Dan ketika kami tanya apakah anda membayar dia menyebutkan memang mengeluarkan uang untuk bisa tinggal di sini,” katanya.
Pada satu video ketika Ombudsman masuk ke salah satu rumah, tampak seorang pria di balik pintu kamar.
Dia mengenakan kaos warna gelap dan celana pendek.
Saat hendak dihampiri petugas, pria itu buru-buru menutup pintu.
Syafrida mengaku tidak dapat memastikan siapa pria yang kabur tersebut.
“Kami tidak bisa memastikan siapa yang kabur itu. Karena memang kami tidak berhasil menahan yang bersangkutan,” katanya.
Menurutnya sosok itu langsung lari dan mengunci pintu.
“Karena memang waktu kami masuk, dia masih melihat kami, mau keluar. Tapi ketika, ternyata yang dilihatnya mungkin bukan petugas lapas, dia lari ke kamar, sehingga kami tidak bisa memastikan siapa yang masuk ke kamar dan mengunci pintu, apa warga binaan atau masyarakat biasa,” katanya.
Di rumah yang sama, tepatnya di ruang tv, terdapat foto berbentuk kolase yang terpanjang dalam sebuah frame kecil.
































































































Beri Komentar