UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Momen Kalapas Cibinong Gelagapan Ditanya Mengapa Ada Pigura Foto Jimmy Masrin di Rumdin Kasie Kamtib

BANDA ACEH –  Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) tentang temuan sidak Ombudsman RI terhadap dugaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2026).

Terdapat momen Kepala Lapas (Kalapas) IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putranto, gelagapan saat ditanya mengenai keberadaan bingkai foto narapidana koruptor, Jimmy Masrin, ada di dalam rumah berfasilitas mewah.

Rumah dengan fasilitas sofa hingga AC itu belakangan diketahui merupakan rumah dinas Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas IIA Cibinong nonaktif, Adi Nugroho Nur Wichaksono.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yanuar Arif Wibowo, mengungkapkan kekecewaannya atas tidak hadirnya Kasi Kamtib Lapas IIA Cibinong dalam rapat tersebut.

Sehingga, Yanuar kemudian menanyakan keberadaan pigura foto tersebut kepada Wisnu.

“Pertanyaan saya, Pak Kalapas, Anda 3 tahun di sana. Sudah berapa lama Anda tahu Pak Jimmy Masrin ada di situ?” tanya Yanuar.

“Siap, Bapak. Mohon izin. Kami mendapat informasi atas nama tersebut kurang lebih ee …,” ungkap Wisnu terputus.

Wisnu kemudian bertanya dengan anggota Lapas Cibinong lainnya.

“Jangan bohong ya, Pak,” ungkap Yanuar.

“Siap Pak,” jawab Wisnu.

Namun, Wisnu tidak menjawab dan tampak gelagapan.

“Kenapa lama sekali?” cecar Yanuar.

“Izin, Bapak. Mohon izin jelaskan Bapak, ee atas nama tersebut masuk ke Lapas Cibinong,” ujar Wisnu, namun dipotong Yanuar.

“Bukan, pigura tadi itu loh yang ada di (rumdin) Kasi Kamtib tadi sudah berapa lama?” tanya Yanuar.

“Mohon izin menjelaskan Bapak bahwa pigura tersebut setelah kami tanya ke Kasi Kamtib Bapak bahwa pada hari Selasa tanggal 22 Tim Kamtib melakukan razia ke blok hunian Bapak lalu ee menemukan beberapa barang terlarang Bapak,” jawab Wisnu.

Yanuar kemudian mengingatkan agar tidak memberi keterangan bohong.

“Saya ingatkan ya, jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan. Ini rakyat lihat. Maka saya tanya, sejak kapan pigura itu ada? Sejak kapan kulkas itu ada? Sejak kapan sofa-sofa itu ada di situ?”

“Pertanyaan sedikit saya, Pak. Di area situ ada CCTV enggak, Pak?” tanya Yanuar.

“Siap bapak. Tidak ada, Pak. Karena yang CCTV kami pasang hanya di blok-blok dalam,” ungkap Wisnu.

Yanuar kemudian menyayangkan tidak adanya CCTV di area tersebut.

“Kenapa enggak dipasang? Hah? Apa hanya untuk menutupi memberi fasilitas kepada warga binaan?” cecar Yanuar.

“Tidak, Bapak,” jawab Wisnu.

“Kan aneh. Anda 3 tahun di sana ada tiga periodik anggaran. Anda tidak mengajukan untuk pemasangan CCTV kan konyol namanya. Ini siapa, Pak?”

“Padahal kalau (CCTV) itu ada selesai kok. Kita tahu siapa yang keluar masuk di situ, siapa yang angkat-angkat barang di sana.

Iya kan? Ini kita harus jelaskan ke publik, Pak. Sejelas-jelasnya, seterang-terangnya,” tegas Yanuar.

Temuan Miras di Lapas

Diberitakan sebelumnya, Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9/2026).

Dalam sidak tersebut, Ombudsman sebagai lembaga negara independen pengawas pelayanan publik menemukan sejumlah hal yang menjadi sorotan.

Satu di antaranya terkait rumah atau kamar dengan fasilitas mewah yang diduga dipakai para narapidana atau warga binaan Lapas Cibinong.

Fasilitas mewah itu berada di bagian belakang kompleks Lapas Cibinong dengan rumah-rumah yang terlihat seperti klaster di perumahan.

Ombudsman juga menemukan sejumlah miras yang tersimpan di kulkas. Botol miras kosong pun turut ditemukan di tong sampah. Ada pula miras yang tampak masih bersegel.

image_print
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.