BANDA ACEH – Anies Baswedan menerima penghargaan sipil Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, London, Jumat (16/10/2026). Ia pun menerima penghargaan tersebut dengan ucapan merdeka.
Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022 itu kemudian disambut sebagai “Citizen of London” pada akhir upacara. Prosesi tersebut mengikuti tradisi yang telah berlangsung sejak abad ke-13 di balai kota bersejarah yang menjadi pusat pemerintahan City of London selama enam abad.
Anies menerima penghargaan setelah dinominasikan Alderman Alastair King saat menjabat Lord Mayor of London bersama Alderman Gregory Jones KC. Nominasi tersebut disetujui Court of Common Council, badan tertinggi City of London Corporation, pada Juni 2025.
Dalam daftar persetujuan yang sama, terdapat nama aktris peraih Oscar Cate Blanchett dan kapten tim rugbi Inggris Maro Itoje.
Freedom of the City of London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia yang masih berlangsung hingga kini. Catatan sejarah menyebut tradisi tersebut telah ada sejak 1237, ketika status freeman berkaitan dengan hak untuk berdagang di Kota London.
Saat ini, penghargaan itu diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap kehidupan publik. Selain Winston Churchill dan Nelson Mandela, daftar penerimanya mencakup Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, Sir Tim Berners-Lee, JK Rowling, Harry Kane, Ed Sheeran, serta Andrew Lloyd Webber yang menerimanya pada pekan sebelumnya.
Upacara penganugerahan dipimpin Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor of London periode 2021–2022, yang bertindak sebagai Representative Lord Mayor. Keaveny dan Anies sebelumnya pernah bertemu dalam rangkaian kunjungan resmi antara London dan Jakarta.
Pada Mei 2022, Keaveny menerima Anies di Mansion House, kediaman resmi Lord Mayor. Sebulan kemudian, Anies menjamu Keaveny di Balai Kota Jakarta.
Dalam sambutannya, Anies berseloroh London unggul satu kunjungan setelah upacara tersebut. Dia juga menyampaikan niat untuk membalas kunjungan itu.
Sementara itu, Alderman Gregory Jones, salah satu pengusul penghargaan, baru kembali dari Jakarta setelah menjadi bagian dari delegasi Lord Mayor pada Oktober 2025. Anies menghadiri upacara bersama istrinya, Fery Farhati.
Dalam pidato singkat berbahasa Inggris setelah menerima penghargaan, Anies mengaitkan makna Freedom of the City of London dengan gagasan mengenai tanggung jawab negara kepada warganya.
“Di negara saya, sepanjang hidup saya berpendapat bahwa republik bukanlah sebuah harapan. Republik adalah sebuah janji. Para pendiri bangsa kami tidak menulis ‘kami berharap’. Mereka menulis ‘kami akan’: melindungi setiap warga negara, mencerdaskan setiap anak, menghadirkan kesejahteraan bagi semua. Janji adalah utang,” ujarnya.































































































Beri Komentar