Akidah memuat aturan komprehensif mengenai bagaimana kehidupan harus dijalankan, bahwa pertanggungjawaban bukan hanya disini, di dunia saja namun hingga ke hari pembalasan. Keterikatan pada akidah memberikan pengaruh yang kuat untuk kehidupan, kepribadian dan perilaku seseorang. Islam sebagai ideologi memiliki kesempurnaan pandangan yang mencakup seluruh aspek kehidupan termasuk urusan politik.
Islam menggariskan secara gamblang bagaimana ikatan iman merupakan sebaik-baik ikatan. Keteguhan iman menjadikan hubungan antar individu lebih konstruktif, penuh cinta, saling menyayangi dan saling melengkapi. Uniknya, upaya-upaya untuk merealisasikan ajaran Islam itu bukan semata-mata untuk mengurai masalah kehidupan namun semata-mata untuk menjalankan aturan Allah dan meraih ridha Allah SWT.
Seorang Muslim menyadari betul bahwa hidup ini adalah anugerah dari Allah SWT. Anugerah ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Hidup manusia bukanlah miliknya. Jiwanya adalah titipan Allah yang dipercayakan kepadanya, maka dia tidak boleh menelantarkan dan menganiayanya, apalagi menghilangkan nyawanya.
Allah berfirman dalamQS. An-Nisa ayat 29-30;
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan harta sesama kalian secara batil, kecuali dengan perniagaan yang didasarkan suka sama suka di antara kalian. Dan janganlah kalian membunuh diri kalian. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang terhadap kalian. Siapapun yang berbuat demikian dengan melanggar hak dan berlaku dzalim, maka Kami akan memasukkannya ke dalam neraka. Dan yang demikian itu sangatlah mudah bagi Allah.”
Kesadaran terhadap kedudukannya sebagai hamba Allah yang terikat dengan hukum-hukum syariat adalah pilar pertama dalam Islam yaitu ketakwaan individu. Ketakwaan individu ini akah menjauhkan seorang Muslim dari berputus asa terhadap ujian kehidupan. Seorang Muslim akan senantiasa berbaik sangka pada Allah SWT, ridha terhadap Qadha dan memahami benar makna ikhtiar dalam kehidupan.
Pilar kedua yang menjauhkan Muslim dari bunuh diri adalah kontrol sosial. Ukhuwah Islamiyah menumbuhkan kepedulian satu sama lain. Setiap Muslim dijaga untuk tetap ingat dan memenuhi hak-hak saudaranya, melonggarkan beban mereka, menghalangi dan mengingatkan ketika mereka tercebur dalam kedzaliman, senantiasa khusnudzan, menutup aib-aibnya, senantiasa ta`awun dalam kebaikan dan ketakwaan.
Secara politik Islam menempatkan negara sebagai pilar yang paling utama melindungi rakyatnya dari berputus asa terhadap kehidupan kemudian melakukan bunuh diri. Dalam Islam, Khalifah bukan sekedar simbol kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslimin, namun lebih dari itu Khalifah adalah junnah (perisai) bagi rakyatnya.






























































































Beri Komentar