UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Curhat AKP Ryanto Ulil Anshar ke Ibu Sebelum Tewas, Ingin Berhenti Jadi Polisi

“Ryan itu tidak bisa ditawar-tawar. Itu mungkin menjadi konsekuensi dari sikapnya,” tambahnya.

Fery berharap keadilan dapat ditegakkan atas kasus ini. Sehingga kedepannya tidak ada lagi Polisi jujur yang dibunuh teman sendiri dalam penyelidikan sebuah kasus.

“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi institusi negara, agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya sosok AKP Ulil Ryanto Anshari disebut sebagai personel Polisi yang cukup gigih dalam menumpas tambang ilegal di Solok Selatan. 

Bahkan, AKP Ulil Ryanto Anshari mendapatkan penghargaan hingga dua kali dari Kapolda Sumatra Barat Kapolda Irjen Pol. Suharyono lantaran kegigihannya menumpas tambang ilegal. 

Dimuat TribunPadang, Suharyono mengungkapkan sosok anak buahnya itu. 

Kata Suharyono, AKP Ulil sudah sering menindak tegas pelaku kejahatan tambang tanpa izin.

Bahkan pihaknya sudah dua kali memberikan apresiasi kepada AKP Ulil karena penindakan tambang ilegal ini. 

Kapolda Sumatra Barat itu juga mengaku sudah dua kali bertemu dengan AKP Ulil secara khusus untuk memberikan apresiasi. 

“Karena penegakan hukum ini kami apresiasi, sudah dua kali kami berikan penghargaan dan bertemu saya, pertama di ruangan dan rumah dinas,” ucapnya. 

Pun kata Suharyono, sebelum AKP Ulil tewas, baru dua hari lalu dirinya bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan itu. 

Suharyono bertemu Ulil saat Rakernis jajaran Polda Sumatra Barat. 

Maka dari itu kata Suharyono, pihaknya tidak menduga ternyata AKP Ulil tewas di tangan rekannya sendiri saat tengah menyelidiki kasus tambang ilegal.

Sebagai informasi tragedi polisi tembak polisi itu menimpa Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari yang tewas ditembak oleh Kabag Ops, AKP Dadang Iskandar.

Peristiwa naas itu terjadi Jumat (22/11/2024).

Lebih naas lagi peristiwa kriminal tersebut terjadi di Mapolres Solok Selatan yang berlokasi di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, sekitar pukul 00.43 WIB.

Usai penembakan, Ulil Ryanto dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar di Kota Padang untuk diproses.

Adapun kasus ini terjadi setelah Sat Reskrim Polres Solok Selatan mengungkap dan menangkap pelaku tambang galian C.

Dari laporan polisi yang diterima mulanya Ulil Ryanto mendapat telepon dari Dadang Iskandar terkait penangkapan terhadap pelaku tambang galian C yang dilakukan timnya.

Saat itu, pelaku yang diamankan sedang dalam perjalanan ke Mapolres dan sesampainya di ruang Reskrim Polres Solok Selatan, penyidik pun melakukan pemeriksaan.

image_print
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.