“Apalagi saya baca juga kasus yang paling banyak ditangani itu masalah perdata, itukan sensitif sekali, pidana juga sensitif,” ucapnya.
Masih dikutip dari Tribun Timur, Rudi sebelum meregang nyawa tengah menangani kasus di Kota Watampone.
Setelah selesai, dirinya langsung pulang ke kampung halaman istrinya di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.
Adapun Rudi tiba di kediaman istrinya tersebut pada Selasa sore.
Pada malam hari sebelum terjadi penembakan, Rudi masih sempat bercengkrama dengan keluarga.
Sebelum insiden itu terjadi, terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah korban.
Selang beberapa saat bunyi letusan senjata itu terdengar.
Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Bone, Iptu Reyendra.
“Selepas ledakan itu, Rudi kemudian tersungkur dengan luka tembakan pada bagian wajah. Kemudian, pelaku misterius langsung tancap gas meninggalkan lokasi,” ujarnya.
Ia mengaku pihak kepolisian masih melakukan lidik dalam peristiwa tersebut.
“Keluarga mereka kemudian membawa Rudi ke Puskesmas Lappariaja dalam keadaan terluka parah dan tak sadarkan diri,” jelasnya.
“Setelah tertembak korban dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tak terselamatkan,”jelasnya.
Rudi Derita Luka Tembak di Wajah, Peluru Bersarang di Leher
Rudi menderita luka di bagian muka di bawah mata setelah ditembak oleh OTK pada Selasa malam.
Sementara, peluru yang ditembakan bersarang di lehernya.
Adapun hal ini diketahui dari autopsi yang dilakukan di ruang forensik RS Bhayangkara Makassar pada Rabu.
“Hasil otopsi korban mengalami luka tembak di bagian muka bawah mata kanan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (2/1/2025).
“Kemudian peluru bersarang di tulang leher,” imbuhnya.
Di sisi lain, olah TKP oleh Tim Labfor Polda Sulsel juga sudah dilakukan pada Rabu sore.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Jamaluddin Farti yang dikonfirmasi mengaku telah mengerahkan tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
“Dari Labfor Polda juga diturunkan untuk backup olah TKP. Tim Resmob Polda juga backup untuk pengungkapannya,” jelasnya.



































































































Beri Komentar