BANDA ACEH – Sebanyak 16 orang anggota perunggu Sispala Pencinta Alam Lingkungan Hidup (PALH) SMAN 2 Medan Angkatan 8 dengan nama angkatan Riuh Malam di lantik seusai mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) yang berlangsung pada tanggal 23-25 Januari 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan di Kampung Outbound Pancur Batu Kab. Deli
Serdang Provinsi Sumatera Utara, dan bertujuan untuk menempa mental, fisik, serta memperkenalkan anggota baru dengan dasar-dasar kegiatan pencinta alam.
Diksar PALH juga bersamaan dengan perkemahan januari SMAN 2 Medan yang diikuti 4 Ekstrakulikuler SMAN 2 Medan berlangsung selama tiga hari melibatkan sejumlah pihak pendukung, termasuk Kepala SMAN 2 Medan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Pembina PALH, serta dukungan dari Genetika FP UISU Medan sebagai pembina teknis dan Kader Konservasi Alam binaan BBKSDA Sumut. Kolaborasi dengan berbagai pihak ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan yang menantang namun penuh manfaat ini.
Dalam diksar ini, peserta diajak untuk memahami dan menerapkan berbagai teknik dasar survival dan petualangan di alam terbuka. “Kami menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti, sejarah pencinta alam, mountainering, survival, Rapling,” ungkap M.Dava Yuspratama Ketua PALH SMAN 2 Medan yang juga Green Ambassador GYM Angkatan 2.
“Selain itu, peserta juga diberikan materi navigasi darat, konservasi alam dan lingkungan hidup oleh kader konservasi alam binaan BBKSDA Sumut ,” tambahnya.
Tidak hanya sekedar kegiatan fisik, Diksar PALH juga untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, dan keberanian dalam menghadapi tantangan di alam terbuka. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan karakter yang dijalankan oleh SMAN 2 Medan melalui program Sispala PALH SMAN 2 Medan. Tutup ketua PALH SMAN 2 Medan.
Kepala sekolah SMAN 2 Medan Drs. Marsito, M.Si mengatakan kegiatan perkemahan Januari SMAN 2 Medan Tahun 2025 dilakukan sebagai evaluasi dan pelantikan anggota baru di masing-masing organisasi ekstrakulikuler.
Kegiatan ini akan memberi manfaat kepada siswa, supaya mampu membentuk diri, kualitas karakter untuk organisasi, menyamakan persepsi terhadap kegiatan ekstrakulikuler yang ada di SMAN 2 Medan, unggul dibidang akademik juga lewat kegiatan ekstrakulikuler dapat melahirkan orang-orang baik di sekolah menginspirasi para siswa untuk ikut aktif kegiatan ekstrakuler, kedepan harus di tingkatkan kualitasnya lebih baik, mandiri dalam berkegiatan dan bertanggung jawab. Tutup kepala SMAN 2 Medan.
Pembina PALH SMAN 2 Medan, Angga Pratama, S.Pd , mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia memandang bahwa program PALH bukan hanya sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan sebuah wadah untuk membentuk karakter siswa yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk pribadi yang kuat dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi, terutama di era yang serba cepat dan penuh tantangan seperti sekarang ini.”















































































































