Prabowo sedang bermain catur dan baru mengangkat bidaknya setelah lawan sudah tiga langkah di depan. Sambil tetap mempertahankan posisi netral Indonesia di antara dua kekuatan besar.
Ke depan, pola diplomasi multi-jalur ini kemungkinan akan menjadi standar baru Indonesia. Bukan lagi mengandalkan satu saluran diplomatik, melainkan kombinasi intelijen, ekonomi dan koalisi regional. Bebas aktif bukan sekadar doktrin, ia adalah jaringan yang harus dirawat setiap hari.
Hormuz berikutnya tidak akan menunggu Indonesia siap. Dan ketika ia datang, Beijing mungkin tidak selalu ada di seberang telepon. Ujian berikutnya, dengan taruhan lebih besar, pasti akan datang. Pertanyaannya apakah Indonesia akan terus menunggu langkah lawan, atau akhirnya belajar untuk bergerak lebih dulu?
Banda Aceh
12.00 WIB
28 °C
Berawan
Kota Langsa
13.00 WIB
31 °C
Berawan
Aceh Selatan
13.00 WIB
26 °C
Berawan
Aceh Tenggara
13.00 WIB
28 °C
Berawan
Bali
13.00 WITA
33 °C
Cerah
Banten
12.00 WIB
30 °C
Hujan Ringan
Bengkulu
12.00 WIB
28 °C
Hujan Ringan
DI Yogyakarta
13.00 WIB
30 °C
Hujan Ringan
Jakarta Pusat
12.00 WIB
29 °C
Berawan
Jambi
13.00 WIB
28 °C
Berawan
Kalimantan Barat
12.00 WIB
30 °C
Berawan
Kalimantan Selatan
14.00 WITA
27 °C
Hujan Ringan
Kalimantan Timur
14.00 WITA
32 °C
Berawan
Kalimantan Utara
14.00 WITA
33 °C
Cerah
Kalimantan Tengah
12.00 WIB
33 °C
Udara Kabur
Lampung
13.00 WIB
27 °C
Hujan Ringan
Nusa Tenggara Barat
13.00 WITA
28 °C
Cerah Berawan
Palu
14.00 WITA
32 °C
Cerah
Pangkal Pinang
13.00 WIB
31 °C
Cerah Berawan
Riau
12.00 WIB
28 °C
Cerah Berawan
Sumatera Selatan
12.00 WIB
29 °C
Udara Kabur
Sumatera Utara
13.00 WIB
30 °C
Cerah
Sumatera Barat
13.00 WIB
25 °C
Berawan
Kepulauan Bangka Belitung
12.00 WIB
31 °C
Berawan
Kepulauan Riau
13.00 WIB
31 °C
Hujan Ringan
Jawa Barat
11.00 WIB
24 °C
Berawan
Jawa Tengah
12.00 WIB
32 °C
Cerah Berawan
Jawa Timur
12.00 WIB
34 °C
Cerah
Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
Komentar Terbaru