Setelah keluar dari Klinik Priory, Pangeran Abdullah sempat melanjutkan perawatan di klinik swasta Rainford Hall di St Helen’s, Merseyside. Ia dinyatakan pulih dan meninggalkan fasilitas tersebut pada 14 Oktober.
Hasil autopsi dan putusan koroner
Hasil autopsi mengonfirmasi bahwa pangeran yang merupakan garis keturunan dari buyut King Salman dari Arab Saudi tersebut tidak mengidap penyakit akut maupun kronis. Ia meninggal akibat henti jantung (cardiac arrest) yang dipicu oleh kombinasi fatal antara obat-obatan dan alkohol.
Asisten Koroner, Jean Harkin, menyimpulkan tidak ada indikasi bahwa korban sengaja mengakhiri hidupnya. Hal ini diperkuat oleh laporan medis dari kedua tempat rehabilitasi, tidak adanya surat wasiat, serta tidak ditemukannya bukti keterlibatan pihak ketiga berdasarkan rekaman CCTV.
Harkin resmi mencatat putusan kematian akibat kecelakaan tak disengaja (death by misadventure) dengan penyebab utama kombinasi konsumsi zat berbahaya (multi-drug ingestion).
“Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Abdullah,”ujar dia.































































































Beri Komentar