Selain edukasi, kata Fitriani, DKP Aceh menyediakan 350 porsi bakso ikan agar siswa dapat mengenal secara langsung salah satu bentuk olahan ikan yang bergizi dan menarik bagi anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, Fitriani mengajak para siswa dan guru untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai salah satu sumber pangan bergizi yang penting bagi kesehatan dan kecerdasan.
Menurutnya, kebutuhan protein memang dapat diperoleh dari berbagai sumber pangan, termasuk daging. Namun, ikan memiliki keunggulan tersendiri karena mengandung omega-3 dan relatif rendah kolesterol.
“Kami mengajak anak-anak dan para guru untuk meningkatkan konsumsi ikan untuk kesehatan dan kecerdasan,” ujarnya.
Untuk membangun semangat siswa, Fitriani juga mengajak mereka mengkampanyekan Gemarikan melalui yel-yel “Makan ikan sehat, makan ikan kuat, makan ikan cerdas.”
Yel-yel tersebut kemudian diikuti para siswa dengan penuh semangat dan antusias, “Yes, yes, yes!” Kegiatan dilanjutkan dengan menikmati 350 porsi bakso ikan bersama di halaman sekolah.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang mengikuti kegiatan. Salah satunya Zaly (15), siswa kelas VI SD Meutuah.
Zaly mengaku senang mengikuti kegiatan Gemarikan karena selain mendapatkan pengetahuan tentang manfaat ikan, ia juga dapat menikmati olahan ikan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.
“Saya suka makan ikan, terutama menu tumis Aceh seperti tumis ikan tuna dan lainnya. Saya juga suka makan bakso ikan seperti hari ini, sangat lezat,” kata Zaly.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada DKP Aceh yang telah hadir dan memberikan edukasi Gemarikan di sekolahnya.
“Terima kasih banyak ya, Pak, baksonya enak sekali,” ucapnya.






























































































Beri Komentar