“Peristiwa 7 Oktober 2023 yang dilakukan Hamas, merupakan upaya langsung untuk menggagalkan pembicaraan normalisasi tersebut,” begitu pernyataan laman tersebut.
Akan tetapi, menurut Israel, ada sinyal kuat dari Arab Saudi untuk mulai membicarakan Abraham Accord. Sedangkan di Jakarta, Israel meyakini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga memberikan sinyal yang kuat untuk jalinan kerjasama.
Israel percaya diri tentang penyampaian salam pembuka dalam setiap pidato-pidato kenegaraan Presiden Prabowo merupakan sinyal untuk membuka diri jalinan kerja sama Indonesia dengan Tel Aviv.
“Sikap positif dan pesan “shalom” yang disampaikan Presiden Prabowo pada sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tahun lalu memberikan harapan akan masa depan yang lebih baik antara Israel dengan Indonesia,” begitu pernyataan Israel. Melalui Israel-Indonesia Future 2027, program tersebut menawarkan diri untuk saling membuka dialog-dialog yang konstruktif dalam membangun jembatan hubungan antara Israel-Indonesia.
“Hal tersebut guna mengatasi berbagai tantangan yang paling mendesak saat ini, seperti di bidang pangan dan air, energi, layanan kesehatan, inklusi keuangan, pendidikan, serta pemahaman lintas budaya antara Israel dengan Indonesia,” kata portal itu.
Dikatakan dalam program tersebut, Israel meyakini, pun selama ini sebetulnya sudah ada interaksi antar individu warga Indonesia yang berusaha menciptakan perubahan yang bermanfaat dengan Tel Aviv.
“Karena itu, kegiatan kerja sama kami bertujuan untuk mengembangkan landasan yang telah dibangun demi mewujudkan masa depan bersama. Di mana saling adanya pengertian dan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat (Israel-Indonesia) demi mewujudkan masa depan kedua bangsa dalam bidang inovasi dan teknologi, bisnis, pendidikan, budaya, maupun hubungan antara umat bergama, dan demi kemaslahatan Israel dan Indonesia,” begitu tulis Israelasiacenter.org.
Perjanjian Abraham yang Kontroversial
Times of Isreal melaporkan, Israel-Indonesia Future Program 2027 sebetulnya bukan barang baru. Otoritas di Tel Aviv memang sejak lama berusaha keras untuk menjadikan Indonesia sebagai salah negara utama yang menjadi target normalisasi. Melalui Israel-Indonesia Future Program gagasannya sudah terealisasi sejak 2022 lalu. Bahkan ketika itu ada sekitar 100 warga Israel dan Indonesia saling bertemu di Jakarta ambil bagian dalam program kerja sama lintas kalangan itu.
“Program Israel-Indonesia Future ini merupakan inisiatif daring yang. memungkinkan para pemimpin-pemimpin muda dari Israel dan Indonesia untuk saling bekerjasama menari solusi atas tantangan masa depan kedua bangsa,” begitu tulis Times of Israel, pada Agustus 2022 lalu.






























































































Beri Komentar