BANDA ACEH – Cerita mengenai uang Rp1 miliar yang dikaitkan dengan KH Said Aqil Siroj mendapat bantahan dari pihak sang kiai. Said Aqil menegaskan tidak ingin namanya dikaitkan dengan cerita yang disampaikan KH Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur.Bantahan tersebut disampaikan melalui sekretaris pribadi KH Said Aqil Siroj, M. Sofwan Erce, Minggu (27/9/2026).
“Kiai Said meminta agar Pak Lilur tidak mengait-kaitkan dengan Kiai Said,” kata Sofwan dalam keterangan pers.
Klaim Pihak Lain
Menurut Sofwan, penegasan itu disampaikan untuk meluruskan pemberitaan yang berkembang di ruang publik. Pihak Said Aqil meminta masyarakat dan media membedakan antara keterangan langsung dari Said Aqil dengan cerita atau klaim yang disampaikan pihak lain.
“Klarifikasi ini penting disampaikan agar masyarakat dan media dapat membedakan antara keterangan yang disampaikan langsung oleh KH Said Aqil Siroj dengan cerita atau klaim pihak lain yang membawa-bawa nama beliau,” ujar Sofwan.
Muktamar ke-35 NU
Sebelumnya, Gus Lilur menyampaikan cerita mengenai uang Rp1 miliar yang dikaitkan dengan Said Aqil setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Cerita tersebut kemudian menjadi perhatian karena menyeret nama salah satu tokoh senior NU.
Namun, pihak Said Aqil kini secara tegas mengambil jarak dari cerita tersebut. Sofwan menegaskan, Said Aqil tidak menghendaki namanya dikaitkan dengan narasi yang disampaikan Gus Lilur mengenai persoalan uang tersebut.
Dengan klarifikasi itu, pihak Said Aqil meminta agar cerita mengenai uang Rp1 miliar tersebut tidak diposisikan sebagai keterangan atau sikap dari Said Aqil.
“Dengan demikian, KH Said Aqil Siroj meminta agar Pak Lilur tidak lagi mengaitkan nama beliau dengan cerita mengenai uang sebagaimana diberitakan,” kata Sofwan menerangkan.
Hak Jawab
Pihak Said Aqil juga menekankan pentingnya pemisahan antara klaim Gus Lilur dan posisi pribadi Said Aqil. Hal tersebut dinilai perlu agar tidak terjadi kesan bahwa cerita yang disampaikan pihak lain merupakan pengakuan atau keterangan dari Said Aqil.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi hak jawab atas pemberitaan yang telah beredar di ruang publik.
Pihak Said Aqil, tambah Sofwan, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin dikaitkan dengan cerita tersebut. Karena itu, pihaknya meminta agar pemberitaan maupun narasi mengenai uang Rp1 miliar tidak lagi membawa nama Said Aqil tanpa keterangan langsung dari dirinya.
Dengan bantahan tersebut, posisi Said Aqil dalam polemik ini ditegaskan sebatas pihak yang namanya disebut dalam cerita Gus Lilur, bukan pihak yang menyampaikan cerita tersebut.































































































Beri Komentar