“Kita hormati putusan MK. Di tiap negara punya sistem pendidikan berbeda. Kalau di Indonesia ada SMA, diploma, dan S1. Di luar juga punya sistem sendiri,” jelas Jokowi.
Jokowi juga menekankan bahwa Gibran sebaiknya tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil presiden dan melayani masyarakat. Ia tidak memberikan kepastian baru mengenai apakah putranya akan kembali maju bersama Prabowo pada Pilpres 2029.
Pernyataan terbaru Jokowi belum dapat dimaknai sebagai pencabutan dukungan terhadap duet Prabowo-Gibran. Namun, dibandingkan dengan pernyataannya pada 2025 dan Februari 2026, jawaban kali ini tidak lagi secara eksplisit menegaskan pasangan tersebut untuk dua periode.































































































Beri Komentar