“Jangan selalu bicara the winner takes all, merasa paling berkeringat lalu yang lain tidak. Kalau mengandalkan itu saja, stok sumber daya manusia untuk membantu Prabowo akan kurang, mengingat jumlah struktur kabinet saat ini sangat besar dengan lebih dari 100 menteri dan wakil menteri,” urai Syahganda.
Menurutnya, pelibatan figur profesional maupun tokoh di luar koalisi dominan dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperluas sumber daya manusia yang tersedia bagi pemerintahan.
Syahganda berharap keterlibatan tokoh-tokoh tersebut dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kebijakan pemerintahan ke depan.































































































Beri Komentar