UPDATE

NASIONAL

Mabes TNI Tahan Letkol Inf Arman, Dugaan Markas Judi Online di Rumah Dinas Cijantung

Rumah Dinas Militer Diduga Disalahgunakan

Kasus ini menjadi perhatian karena lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian daring merupakan rumah dinas di lingkungan perumahan militer.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Penggunaan fasilitas yang berada di lingkungan institusi negara untuk kegiatan yang diduga melanggar hukum memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan, pengamanan, serta tanggung jawab pihak-pihak yang berkaitan dengan pemanfaatan rumah dinas tersebut.

Penyidik perlu menelusuri bagaimana aktivitas itu dapat berlangsung, siapa yang mengendalikan operasionalnya, serta apakah terdapat pihak lain yang diduga memberikan bantuan atau fasilitas.

Pemeriksaan terhadap Letkol Inf Arman juga menjadi bagian penting untuk mengurai hubungan antara penguasaan atau penggunaan rumah dinas dengan aktivitas yang ditemukan di lokasi.

Namun, seluruh dugaan tersebut tetap membutuhkan bukti dan keterangan yang dapat diuji dalam proses hukum.

KSAD: Tidak Ada Toleransi bagi Anggota yang Terlibat

Sebelum penahanan Letkol Inf Arman, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak telah menegaskan bahwa TNI AD akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan anggota aktif yang memfasilitasi praktik judi online.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).

“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas,” ujar Maruli.

Sikap tersebut menegaskan bahwa institusi TNI AD tidak boleh memberikan ruang bagi praktik perjudian daring, terlebih apabila fasilitas yang berada di lingkungan militer diduga digunakan untuk mendukung kegiatan ilegal.

Brigjen TNI Donny Pramono juga menegaskan komitmen TNI AD untuk membantu pengungkapan dan pemberantasan perjudian online yang merugikan masyarakat.

“TNI AD tidak akan membiarkan fasilitas yang berada dalam lingkungannya digunakan untuk kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat,” tegas Donny.

Pemeriksaan Harus Mengungkap Peran Setiap Pihak

Penahanan Letkol Inf Arman kini menjadi bagian dari proses pendalaman kasus yang diharapkan mampu mengungkap peran setiap pihak secara terang.

Selain menelusuri dugaan keterlibatan perwira tersebut, penyidik perlu memastikan siapa yang mengoperasikan perangkat elektronik, bagaimana aktivitas diduga perjudian itu dijalankan, serta apakah terdapat jaringan atau pihak lain yang terlibat.

Transparansi penanganan perkara juga penting untuk memastikan bahwa proses pemeriksaan berjalan secara profesional dan tidak berhenti hanya pada orang-orang yang ditemukan di lokasi.

Di sisi lain, penegakan hukum harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Penahanan untuk pemeriksaan tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang bersalah.

image_print

1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.