UPDATE

NASIONAL

8 Desa Wisata sebagai Destinasi Gathering dan Outing Karyawan yang Seru dan Berkesan!

5. Desa Wisata Pujon Kidul, Malang

Pujon Kidul berada di Kecamatan Pujon, Malang, dan pernah meraih penghargaan Desa Wisata Agro terbaik dari Kementerian Desa pada 2017. Ikonnya Cafe Sawah, kafe berlatar sawah dan pegunungan. Ada pula air terjun Coban Sumber Pitu. Untuk rombongan besar, cek kapasitas dan parkir bus.

6. Desa Wisata Kandri, Semarang

Kandri berada di Gunungpati, Kota Semarang, di kaki Gunung Ungaran. Ikonnya Goa Kreo, di pulau kecil Waduk Jatibarang, dihuni ratusan monyet ekor panjang. Waduknya punya perahu wisata dan pemancingan, sementara desanya dikenal lewat tradisi Nyadran dan olahan singkong. Pas untuk gathering alam, budaya, dan kuliner.

7. Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Tamansari yang dimaksud ada di Kecamatan Licin, Banyuwangi, lereng Gunung Ijen, bukan desa lain bernama serupa. Wilayahnya punya Kampung Penambang, Kampung Bunga, dan Kampung Susu. Pada 2017 desa ini meraih Desa Wisata Award Kemendes kategori jejaring bisnis dan melatih penambang belerang Ijen menjadi pemandu. Pas untuk outing alam bersama warga.

8. Desa Wisata Brayut, Sleman

Brayut berada di Pandowoharjo, Kecamatan Sleman. Desa ini tercatat sebagai desa wisata pertama di Sleman dan masih menjaga permukiman tradisional Jawa. Wisatanya menyatu dengan keseharian warga, lengkap dengan homestay dan tari tradisional. Alternatif menarik untuk gathering berbasis budaya; program rombongan tetap perlu dipastikan.

Catatan bagi Panitia Sebelum Berangkat

Setelah tujuan dan destinasi ditentukan, sejumlah hal teknis perlu dipastikan agar acara berjalan lancar. Pastikan kapasitas dan akses. Jumlah peserta menentukan kebutuhan homestay, area makan, dan parkir bus. Hal ini terutama penting untuk rombongan besar.

Hubungi pengelola jauh-jauh hari. Program, tarif, dan ketersediaan dapat berubah, terutama saat musim liburan atau akhir pekan panjang. Konfirmasi langsung menjadi cara paling aman untuk menghindari kendala di lapangan.

Sisakan waktu istirahat. Rundown yang terlalu padat justru membuat peserta kelelahan dan mengurangi kesempatan berbincang santai, padahal itulah inti dari gathering.

Hormati warga dan adat setempat. Desa wisata adalah rumah bagi warganya. Aturan yang berlaku perlu diikuti, kebersihan dijaga, dan interaksi dilakukan dengan sopan.

Delapan desa ini menunjukkan bahwa desa wisata untuk gathering karyawan menawarkan pengalaman yang sulit didapat di ruang rapat. Sesuaikan pilihan dengan tujuan acara, peserta, akses, dan fasilitas.

Sebelum berangkat, hubungi pengelola untuk memastikan fasilitas dan program yang tersedia, kemudian susun rundown dengan waktu istirahat yang cukup. Jika Jogja masuk dalam daftar destinasi, WisataHappy by Happy Tour ID bisa dipertimbangkan sebagai partner perencanaan gathering. Perusahaan dapat berkonsultasi lebih dulu untuk membahas kebutuhan peserta dan konsep perjalanan yang diinginkan.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.