UPDATE

ACEH
ACEH

DKP Aceh Salurkan 64,95 Ton Bantuan Ikan di Aceh Selatan, Dukung Penanganan Stunting dan Pengendalian Inflasi

ACEH SELATAN – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyalurkan bantuan hasil perikanan sebanyak 64.950 kilogram atau 64,95 ton kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (28/10/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam meningkatkan konsumsi ikan, mendukung pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap pengendalian inflasi daerah.

Penyaluran bantuan yang menjangkau masyarakat di 15 gampong tersebut turut menyasar wilayah lokus stunting sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, khususnya sumber protein hewani bagi keluarga dan anak-anak.

Salah satu lokasi penyaluran berlangsung di Gampong Suak Lokan, Kecamatan Labuhanhaji Barat, dengan jumlah bantuan mencapai 4,1 ton hasil perikanan.

Dalam kegiatan tersebut, DKP Aceh diwakili Kasubkoordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), Fitriani, S.Pi., M.Si., bersama tim. Penyaluran juga melibatkan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Aceh Selatan, Ny. Nafisah Mirwan, MS., yang turun langsung bersama unsur terkait untuk memastikan bantuan diterima masyarakat sasaran.

Fitriani menyampaikan bahwa penyaluran bantuan hasil perikanan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Aceh melalui DKP Aceh dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses terhadap pangan bergizi.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat di wilayah lokus stunting, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi sektor kelautan dan perikanan dalam mendukung pengendalian inflasi daerah.

“Ikan merupakan sumber protein hewani yang memiliki nilai gizi tinggi dan sangat penting bagi pertumbuhan anak serta kesehatan keluarga. Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi, sekaligus semakin terdorong untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari konsumsi sehari-hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari perspektif pengendalian inflasi daerah, penyaluran bantuan hasil perikanan diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan sektor perikanan terhadap upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terutama dalam menjaga keterjangkauan dan akses masyarakat terhadap bahan pangan sumber protein.

Dengan demikian, pemanfaatan hasil perikanan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan mendukung stabilitas ekonomi masyarakat.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.