UPDATE

EKONOMIMIGAS

Harga Minyak Tembus 119 USD per Barel, Pertamax Bisa Mendekati Rp20.700 per Liter

BANDA ACEH – Lonjakan harga minyak dunia ke level US$119 per barel memicu perhatian terhadap potensi kenaikan harga BBM di Indonesia, termasuk Pertamax yang dijual oleh Pertamina.Kenaikan harga minyak global tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, sehingga memicu kekhawatiran pasar energi internasional.

Seiring kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah, sejumlah perhitungan kasar menunjukkan harga Pertamax secara teoritis dapat berada di kisaran Rp20.700 per liter jika seluruh faktor biaya mengikuti pergerakan minyak mentah global.

Harga minyak dunia melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir setelah konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah semakin memanas.

Kontrak minyak mentah Brent sempat menyentuh US$119,50 per barel.

Sementara minyak mentah Amerika Serikat jenis West Texas Intermediate atau WTI mencapai US$119,48 per barel.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global akibat konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Pasar energi juga mencermati potensi gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling penting di dunia karena dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global.

Gangguan di jalur tersebut dapat berdampak langsung pada pasokan minyak dunia dan memicu lonjakan harga energi internasional.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mengalami tekanan.

Kurs rupiah dilaporkan mendekati Rp17.000 per dolar AS.

Kombinasi lonjakan harga minyak global dan pelemahan rupiah meningkatkan biaya impor energi bagi negara yang bergantung pada pasokan minyak luar negeri, termasuk Indonesia.

Jika dikonversikan menggunakan kurs sekitar Rp16.950 per dolar AS, harga minyak mentah Brent sebesar US$119,50 per barel setara dengan sekitar Rp2.025.525 per barel.

Satu barel minyak mentah setara dengan 159 liter.

Dengan perhitungan tersebut, harga minyak mentah berada di kisaran Rp12.739 per liter sebelum memasukkan biaya pengolahan, distribusi, pajak, dan margin perusahaan.

Sementara itu, minyak mentah WTI dengan harga US$119,48 per barel setara sekitar Rp2.025.186 per barel atau sekitar Rp12.735 per liter.

Harga tersebut menggambarkan biaya bahan baku minyak mentah sebelum diolah menjadi produk BBM.

Sebagai perbandingan, pada September 2022 harga Pertamax sempat mencapai Rp14.500 per liter.

Pada periode tersebut harga minyak dunia berada di sekitar US$95 per barel dengan nilai tukar rupiah sekitar Rp14.900 per dolar AS.

image_print
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.