UPDATE

KOMUNITAS

Munawardi Ismail Pimpin TSR PMI Banda Aceh Periode 2026-2028

BANDA ACEH — Palang Merah Indonesia Kota Banda Aceh resmi menetapkan Munawardi Ismail sebagai Koordinator Tenaga Sukarela (TSR) periode 2026–2028.

Munawardi terpilih melalui pemungutan suara yang berlangsung di Aula PMI Kota Banda Aceh, Sabtu, 9 Mei 2026.

Dalam proses pemilihan yang diikuti anggota TSR PMI Banda Aceh itu, Munawardi memperoleh suara terbanyak. Setelah pemungutan suara selesai, ia langsung dikukuhkan oleh Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, disaksikan pengurus, relawan, dan anggota TSR.

Ketua PMI Kota Banda Aceh Ahmad Haeqal Asri mengatakan pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi relawan kemanusiaan di lingkungan PMI Banda Aceh.

“TSR merupakan ujung tombak PMI dalam merespons kondisi darurat dan aksi sosial kemanusiaan. Kami berharap kepengurusan baru mampu memperkuat soliditas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ahmad Haeqal dalam keterangannya, Sabtu.

Menurut dia, TSR memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kepalangmerahan, mulai dari penanggulangan bencana hingga aksi sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Munawardi Ismail menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin TSR PMI Kota Banda Aceh. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas relawan, meningkatkan koordinasi internal, serta memperluas kolaborasi kemanusiaan dengan berbagai pihak.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh relawan TSR tetap solid, aktif, dan siap hadir membantu masyarakat dalam setiap misi kemanusiaan,” ujar Munawardi.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap program pengembangan kapasitas relawan yang tengah digagas PMI Banda Aceh, termasuk rencana kursus bahasa asing bagi anggota TSR dan KSR.

Menurut Munawardi, kemampuan bahasa asing menjadi kebutuhan penting bagi relawan di tengah tantangan kemanusiaan yang semakin terbuka secara global.

“Relawan hari ini tidak hanya bekerja di level lokal. Kemampuan komunikasi internasional akan menjadi nilai tambah penting agar relawan PMI Banda Aceh mampu beradaptasi dalam misi kemanusiaan lintas negara,” tuturnya. []

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.