“Saya ingat ketika salah seorang direktur di Bank Aceh saat itu diduduki oleh bankir yang berasal dari Bank CIMB Niaga, sedangkan direktur yang lainnya berasal dari internal, sikat sikut antar mereka sempat mencuat dan terkesan tidak sinergis, kinerja para elit di bank Aceh saat itu tidak singkron yang menyebabkan bank itu jalan di tempat, ingat ya kan soal program kredit konsumtif PNS yang dijalankan direktur Bisnis saat itu?,” ucap James.
Selain itu, sambung James lagi. Jika calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah nantinya adalah dari Internal Bank Aceh, maka ia meminta kepada para bankir senior di Bank Aceh untuk merasa Legowo (lapang dada).
“Jadi tolong kepada para bankir senior di internal bank Aceh yang nanti jika direktur utamanya adalah junior kalian, maka harus legowo dan bisa menerima kondisi itu, jangan justru malah dimusuhi, sikat sikut sana sini karena posisinya yang junior. Ditambah lagi jika direktur utama itu adalah dari eksternal bank Aceh, maka tolong kepada para internal untuk bisa bersinergi dan bisa membangun bank Aceh lebih baik ke depannya,” tutup James.(*)



































































































Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap pasar mikro yg begitu sangat potensial. Kebetulan saya ex bank bumn yg expert dan expirience di bidang mikro banking (memegang beberapa sertifikat mikro banking). Mari kita jadikan bas menjadi tuan di negeri sendiri