Kebutuhan sandang, pangan dan papan dipenuhi negara secara tak langsung dengan membuka lapangan pekerjaan seluas mungkin. Jika para pria mampu menafkahi keluarganya dengan mudah, tentulah kesejahteraan akan terwujud. Sedangkan kebutuhan komunal seperti kesehatan, pendidikan dan keamanan menjadi kewajiban negara yang diberikan kepada rakyat secara gratis.
Negara akan senantiasa mendorong rakyat untuk bersyukur atas segala keadaan yang mereka terima, suasana keimanan dibangun bukan dengan prestise namun dengan ketakwaan, sebab dasar keyakinannya adalah segala sesuatu bakal dipertanggung jawabkan di akhirat. Maka, semua ini tak mungkin bisa diwujudkan kecuali dengan menerapkan syariat Islam. Wallahu a’lam bish showab.[]































































































