Selama pertemuan tersebut, Presiden tidak bersikap konfrontatif dalam menghadapi meningkatnya kritik dari kubu Duterte.
“Filipina baru” bukan sekedar slogan, kata Marcos kepada para pendukungnya yang bersorak. “Bagi mereka yang imajinasinya terlalu panas dan telah diracuni oleh politik beracun, ‘Filipina baru’ bukanlah kuda Troya, tidak ada agenda yang disembunyikan.”
Kepada para pejabat dan pegawai pemerintah, Marcos menyerukan diakhirinya pelayanan lambat kepada masyarakat. “Panggilan darurat harus ditanggapi tanpa penundaan. Di kantor pemerintahan mana pun, birokrasi harus diganti dengan karpet merah,” ujarnya yang disambut tepuk tangan.






























































































Beri Komentar