Sedangkan untuk snack tampak dua buah roti, ciki Momogi, dan air mineral.
“Menyala ayam,” ujar seorang pria.
“Ini makan dari Aceh buat atlet PON, dibuka ini ada kerupuk, ini ada pisang,” kata video lainnya.
Netizen Bereaksi
Netizen yang mengetahui hal itu sontak ramai memberikan komentar.
Apalagi disebutkan jika harga satuan makanan untuk atlet Rp50.900 per porsi dengan total harga Rp30,8 miliar.
Sementara untuk snack harga satuan Rp 18.900 per porsi dengan total harga Rp11,4 miliar.
Netizen sontak merasa janggal dan tak sesuai.
“Wah smpe ada momogi gopean”
“Masih mending nasi padang 10ribuan”
“Bjirrr masak ada momogi buat sekelas atlet”
“50rb/box udah dapet nasi box pagi sore yang rendang anjir”
“Itu mah 20 ribu juga udah untung banyak. Ini malah 50 ribu.”
“HAHHAHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAHHAHAHAHHAHAHAH…. MARK UP ADALAH JALAN NINJA KU.” ungkap beberapa netizen.
Menu nasi kotak atlet PON 2024 dihujat tak bergizi dan pengirimannya sering terlambat
Menu nasi kotak atlet PON 2024 dihujat tak bergizi dan pengirimannya sering terlambat (istimewa)
Makanan Atlet Sering Terlambat
Selain menu makanan disebut bak tak bergizi, rupanya pengiriman makanan atlet juga kerap terlambat.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah (Kalteng) pun sampai melayangkan surat protes kepada panitia terkait distribusi makanan atlet.
Koordinator Wilayah Aceh Sekretariat Kontingen Kalimantan Tengah, Mikhael Agusta menyebutkan, distribusi konsumsi untuk atlet cabor panahan dan panjat tebing dari Kalteng tidak konsisten, sering kali mengalami keterlambatan.
“Distribusi konsumsi tidak konsisten, kadang tepat waktu, namun lebih sering terlambat,” ujar Mikhael saat dikonfirmasi di Banda Aceh, Senin (9/9/2024), seperti dilansir Antara.
Ketua Bidang Konsumsi PB PON Aceh, Diaz Furqan pun meminta maaf atas keterlambatan konsumsi untuk para atlet PON XXI Aceh-Sumut.
Diaz mengatakan, untuk mengatasi hal itu, PB PON bekerja sama dengan Pemprov Aceh, menambah armada dan tenaga bantuan.
Hal ini guna memastikan tidak ada keterlambatan khususnya bagi para atlet yang akan berlaga.
“Kami memohon maaf atas beberapa kendala. Namun begitu, perbaikan dan evaluasi cepat kami lakukan begitu melihat adanya potensi hambatan,”
“Misalnya dalam distribusi, kami memutuskan untuk menambah armada khusus yang didedikasikan untuk jalur-jalur distribusi.”
“Agar atlet mendapatkan konsumsi tepat waktu, tanpa mengganggu jalur distribusi lain yang telah terjadwalkan,” kata Diaz dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024), seperti dikutip dari Kompas.com.



















































































































Komentar Terbaru