UPDATE

NASIONAL

Rusia Ancam Gunakan ‘Bapak Segala Bom’ di Ukraina, Mematikan Seperti Nuklir

BANDA ACEH – Mantan Presiden Rusia Dimitri Medvedev mengungkapkan kemungkinan negaranya menggunakan ‘pengiriman baru dengan muatan konvensional’ jika NATO menyetujui rudal jarak jauh untuk digunakan Ukraina. Ini bisa ditafsirkan kemungkinan Rusia menyiapkan ‘bapak segala bom’.Dalam sebuah postingan Telegram, Medvedev yang dikenal karena pandangan agresif, menulis: “Apa yang tidak diakui oleh orang-orang bodoh Anglo-Saxon yang sombong adalah bahwa Anda hanya bisa menguji kesabaran seseorang untuk waktu yang lama. Pada akhirnya, para analis Barat yang moderat itu benar ketika mereka memperingatkan: ‘Benar, Rusia tidak mungkin menggunakan respons ini (nukrlir), meskipun… masih ada kemungkinan. Selain itu, mereka mungkin akan menggunakan kendaraan pengiriman baru dengan muatan konvensional.”

Apa Sebenarnya Ancaman Medvedev?

Analis militer asal India Vijainder K Thakur mengungkapkan ada kemungkinan bahwa Medvedev menyinggung kemungkinan penggunaan FOAB (Father Of All Bombs) alias ‘Bapak Segala Bom’ oleh Rusia, bom konvensional terberat yang dibuat oleh Rusia.

“Nama resmi FOAB adalah ATBIP (Aviation Thermobaric Bomb of Increased Power). Bom ini berbobot sekitar 7.100 kg dan dilaporkan memiliki daya ledak setara dengan 44 ton TNT,” kata pensiunan pilot Jaguar Angkatan Udara India (IAF), mengutip tulisannya di Eurasian Times.

FOAB menggunakan bahan peledak termobarik, yang sangat dahsyat karena kemampuannya meledak di udara, menciptakan gelombang ledakan bertekanan tinggi dan efek pembakaran yang berkepanjangan. Hal ini membuatnya sangat efektif terhadap target lunak dan keras, termasuk bangunan, benteng, dan personel.

FOAB pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2007, yang menunjukkan kemajuan Rusia dalam persenjataan konvensional. Rusia mengembangkan bom tersebut sebagai respons terhadap Massive Ordnance Air Blast (MOAB) Amerika, yang sering disebut sebagai ‘Mother of All Bombs’ alias Ibu dari Segala Bom.

Tantangan Pengiriman FOAB

Thakur menjelaskan, semua pesawat pengebom Rusia yakni Tu-22M3 Backfire, Tu-95MS Bear-H, dan Tu-160 Blackjack, dilengkapi untuk mengirimkan FOAB. Namun, rujukan Medvedev pada “penggunaan kendaraan pengiriman baru” menunjukkan bahwa opsi pengiriman lebih baik daripada pesawat pengebom, yang kemungkinan akan mengalami tingkat atrisi tinggi selama pengeboman karena AS sedang mempertimbahkan sistem rudal Patriot yang dikerahkan di sekitar Kiev.

Medvedev dapat merujuk pada penggunaan rudal seperti RS-28 Sarmat, juga dikenal sebagai Satan II, yang dapat membawa muatan 10 ton ke jangkauan antarbenua. Sarmat dirancang untuk menggantikan ICBM SS-18 Satan era Soviet dan merupakan salah satu rudal balistik antarbenua terkuat dalam hal kapasitas muatan. Yang terpenting, rudal ini dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional atau nuklir.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.