UPDATE

AMERIKAINTERNASIONAL

Israel Makin Terkucil, Puluhan Diplomat Walkout Saat Netanyahu Pidato di PBB

Namun, Netanyahu tampaknya meredam gagasan itu, dengan mengatakan kepada PBB bahwa militernya akan terus menyerang Lebanon dengan “segenap kekuatan kami”.

“Kami berperang dengan Hizbullah,” katanya. “Selama Hizbullah memilih jalan perang, Israel tidak punya pilihan. Dan Israel memiliki hak penuh untuk menghilangkan ancaman ini dan mengembalikan warga kami ke rumah mereka dengan aman.”

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dua jam setelah Netanyahu berbicara, jet tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara di pinggiran selatan Beirut, daerah padat penduduk yang dikenal sebagai Dahiyeh, dalam apa yang tampaknya menjadi pemboman paling intens di ibu kota Lebanon sejak perang 2006.

Serangan itu menewaskan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah dan sejumlah korban lainnya, termasuk seroang jenderal Garda Revolusi Iran.

Perang Israel di Timur Tengah telah menjadi salah satu topik pembicaraan utama sejak para pemimpin dunia berkumpul di New York City.

Pada Kamis, (26/9/2024) Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menantang “kebohongan” Israel dan bertanya siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan 15.000 anak Palestina, jika bukan Israel.

“Hentikan kejahatan ini. Hentikan sekarang. Hentikan pembunuhan anak-anak dan wanita. Hentikan genosida. Hentikan pengiriman senjata ke Israel. Kegilaan ini tidak dapat berlanjut. Seluruh dunia bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada rakyat kami di Gaza dan Tepi Barat,” katanya.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.